Balikpapan-Komisi I DPRD Balikpapan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan perwakilan taxi argometer (argo)
Ketua Komisi I Faisal Tola, SH memimpin rapat dengar pendapat bersama perwakilan taxi argo di gedung parlemen, Selasa (28/8/2018). Rapat yang dihadiri Dishub dan Polres Balikpapan ini membahas keberadaan taxi online.
Meski pertemuan sempat terjadi ketegangan, namun pertemuan tetap dilanjutkan.
Dalam pertemuan itu, Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Faisal Tola mengusulkan agar di lapangan tidak terjadi tindakan kekerasan harus dibentuk satuan tugas (satgas) taxi argo.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana usai pertemuan kepada SuaraBalikpapan menjelaskan, bahwa dari ribuan pengguna taxi online berbasis aplikasi tidak mudah mengawasinya. Adanya usulan dari dewan membentuk Satgas ia menyambut baik.
“Terkait jatah diberikan Pemprov Kaltim sebanyak 150 unit taxi online, sudah ada 15 kendaran yang berizin, 60 unit mengajukan izin sedang dalam berproses, dan 75 unit izin belum diproses tapi sudah mengajukan,” kata Dirman sapaan akrabnya.
Kasatlantas Balikpapan Noordhianto menuturkan, pada prinsipnya jajarannya sudah melakukan tindakan di lapangan, tetapi harus dilalukan berhati-hati.
“Tapi saya sependapat sebagai kontrol setiap taxi online perlu menggunakan stiker,” jelasnya. (sb-03).