Balikpapan-Sejumlah warga mengeluhkan penutupan jalan untuk hajatan di kawasan RT 37 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (01/09/2018) pagi.
Menurut Maulana, warga sekitar penutupan jalan itu telah mengganggu aktivitas warga yang mengantar anak ke sekolah.
“Warga kebingungan menjalankan aktivitasnya, terutama yang mengantar anak ke sekolah maupun warga yanh berangkat kerja karena jalan ditutup,” keluhnya dalam akun facebook miliknya.
Sesuai informasi yang ia peroleh, jalan ditutup seseorang yang menggelar hajatan sejak pukul 03.00 wita dinihari.
“Saya sebagai pengurus RT mempertanyakan perihal izin penutupan dan penggunaan jalan umum, sebab dalam proses penutupan warga tidak ada dilibatkan,” kata Maulana.
Selan itu kata Dia, warga yang menggelar hajatan bukan warganya sebab sudah cukup lama menolak untuk pindah domisili di tempat berlangsungnya hajatan.
Sekadar diketahui, sesuai pasal 16 ayat 2 Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2012, menyebutkan penggunaan jalan bersifat pribadi antara lain pesta perkawinan, kematian, atau kegiatan lainnya.
Jalan dapat digunakan adalah jalan kabupaten, kota, dan desa. Jika penggunaan jalan untuk kepentingan pribadi mengakibatkan penutupan jalan, maka dapat diizinkan apabila ada jalan alternatif yang memiliki kelas jalan sekurang-kurangnya sama dengan jalan yang ditutup.(sb-01)