Balikpapan-Satu lagi warga Balikpapan menjadi korban pesawat Lion Air JT-610 jurusan Jakarta-Pangkal Pinang, pada Senin (29/10/2018) pagi. Korban tersebut adalah Christy Artyna Prabowo warga RT 14 No 6 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, tepatnya depan Masjid Al Amin AURI Jalan Marsma Iswahyudi.
Puji Astuti, ibunda Christy Artyna Prabowo membenarkan anaknya ikut serta dalam pesawat Lion Air JT-610.
“Iya benar anak saya di pesawat tersebut mau ke Pangkal Pinang dari Jakarta,” kata Puji Astuti kepada Suara Balikpapan, lewat telepon selulernya, Selasa (30/10/2018) pagi.
Dalam manifest Christy Artyna Prabowo tercatat Chris Prabowo (114). Christy merupakan pegawai Airnav Pangkal Pinang alumni SMPN 5 Balikpapan. Kepada Suara Balikpapan Puji Astuti mengaku sempat berkomunikasi terakhir dengan Christy Minggu (28/10/2018) malam.
“Lewat WA (whatsapp) Christy hanya bilang sudah mau berangkat ke Pangkal Pinang,” jelas perempuan yang baru saja pensiun sebagai PNS Polri di Polsek Selatan ini.
Ia mengaku, ayah Christy juga bekerja sebagai pegawai Airnav.
“Tolong didoakan ya mas. Semoga Christy cepat ditemukan,” harap Puji Asruti yang saat ini berada di Crisis Center Lion Air Jakarta.
Sebelumnya dikabarkan warga Balikpapan Putty Fatikah Rani dalam manifest tertulis Fatikah Putty (120). Putty merupakan pramugari training di Lion Air. Informasi yang diperoleh Suara Balikpapan, Putty merupakan keponakan Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha. Putty sempat menjadi murid di salah satu SD di kawasan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. Setelah tamat SD Putih melanjutkan SMP dan SMA di pulau Jawa. Lalu sekolah pramugari di Semarang.
Noor Thoha yang dihubungi Suara Balikpapan Selasa (30/10/2018) malam membenarkan bahwa Putty merupakan keponakannya. Bahkan dirinya sedang berada di Jakarta proses evakuasi korban.
“Iya benar Putty ponakanku. Dia SD di Sumber Rejo kemudian melanjutkan SMP dan SMA di pulau Jawa lalu sekolah pramugari di Semarang,” kata Noor Thoha kepada Suara Balikpapan lewat telepon selulernya.
Sekadar diketahui, pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang terjatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pagi.
Pesawat ini dikabarkan sempat akan kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum terjatuh.
Saat ini, Basarnas telah menemukan beberapa barang yang diduga milik penumpang serta serpihan tubuh pesawat dan korban. (sb-01/sb-02).