Balikpapan (SB)-Sebanyak 10 Raperda diajukan DPRD Balikpapan pada tahun 2019 mendatang. Hal ini disepakati dalam rapat sinkronisasi fungsi legislasi program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) OPD terkait di lingkungan Pemkot Balikpapan. Sedangkan Pemkot mengajukan 37 Raperda sehingga total Raperda yang diajukan untuk dibahas 2019 sebanyak 47 Raperda.
Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle usai memimpin rapat paripurna penetapan Propemperda 2019 dan penandatanganan persetujuan bersama antara Pemkot dan DPRD, kepada suarabalikpapan.com, pada Selasa (11/12/2018).
Ia mengaku akan berupaya menuntaskan semua raperda yang diajukan. Namun untuk raperda yang tidak memiliki Naskah Akademik (NA) tidak bisa dibahas untuk menjadi perda.
“Untuk itu, saya mengimbau kepada teman-teman di dewan dan pemkot agar dalam mengajukan usulan sebaiknya dilakukan dahulu kajian naskah akademik,” pinta politisi Gerindra ini.
Sementara itu, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyambut baik puluhan raperda inisiatif yang diajukan DPRD dan Pemkot Balikpapan.
“Saya menyambut baik raperda yang diajukan dewan dan pemkot. Saya berharap perda ini dapat berdaya guna untuk kepentingan masyarakat,” harapnya. (sb-03).