Balikpapan(SB)-Kondisi Pasar Pandansari, Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat semakin semrawut sehingga membuat pengunjung tidak merasa nyaman.
Demikian diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Muhammad Taqwa, kepada suarabalikpapan.com, sebelum mengikuti rapat paripurna di ruang kerjanya, Selasa (11/12/2018) lalu.
Menurutnya, aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Pandansari banyak yang melanggar Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum.
Menurut Taqwa, pihaknya akan memanggil OPD terkait guna mempertanyakan kondisi Pasar Pandansari yang semakin semrawut.
Taqwa menuturkan, untuk menertibkan PKL Pasar Pandansari agar tidak semrawut maka OPD terkait seperti Satpol PP harus tegas karena sudah ada payung hukumnya yakni Perda No 10 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum.
“Saya berharap Satpol PP segera menertibkan pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya, begitu juga kendaraan yang parkir di badan jalan yang membuat kemacetan.
Menanggapi hal tersebut Kepala Bagian Operasional Satpol PP Kota Balikpapan Siswanto mengatakan, bahwa anggotanya setiap hari melakukan patroli rutin di Pasar Pandansari.
“Setiap kita lakukan patroli penertiban para pedagang mengemas daganganya untuk pindah. Tetapi setelah para anggota melakukan patroli penertiban di tempat lain, para pedagang tersebut yang tadinya sudah pergi, mereka kembali lagi menyusun dagangganya di pinggir jalan,” kata Siswanto.
Artinya tandas Siswanto, petugas Satpol PP tidak henti-hentinya melakukan penertiban terhadap PKL yang berjualan di badan jalan pasar Pandansari. “Pokoknya kami sering tertibkan tapi mereka kembali lagi,” aku Siswanto.(sb-02)