Balikpapan(SB)-Raperda inisiatif DPRD Balikpapan tentang sistem pajak online dianggap mampu meningkatkan PAD. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kota Balikpapan drg H.Syukri Wahid, kepada suarabalikpapan.com di ruang kerjanya, Senin (17/12/2018).
“Sistem penarikan pajak secara online, Saya kira lebih efektif dari penarikan secara manual, karena dapat menekan terjadinya kebocoran pembayaran retribusi pajak,” kata politikus PKS ini.
Selain itu, terang Syukri, sistem pajak online mampu mewujudkan tata kelola administrasi keuangan yang baik, khususnya pengelolaan penerimaan daerah yang bebas dari KKN.
“Nantinya dengan raperda ini dapat membantu pemkot dalam menerapkan sistem administrasi penerimaan pajak daerah yang efektif, efisien dan akuntabel berbasis teknologi informasi,” ujar pria murah senyum ini.
Dirinya berharap Raperda Sistem Pajak Online Kota Balikpapan ini bisa tuntas pada 2019 untuk ditetapkan menjadi Perda.
“Saat ini pemkot telah memasang enam alat sistem pajak online (tapping box) di beberapa hotel di Balikpapan yang langsung terkoneksi dengan Dispenda (Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah) guna meningkatkan PAD,” terang Syukri.
Syukri menambahkan, dengan adanya Raperda Sistem Pajak Online, dirinya optimis target PAD Rp 710 miliar 2019 akan tercapai dan bisa meningkat pada tahun berikutnya.(sb-03)