PENGHARGAAN:Forum K3LL 2019 yang berlangsung di Hotel Novotel Balikpapan.

Balikpapan(SB)– PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam sejak 1 Januari 2018, dengan dukungan penuh PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk perusahaan dan SKK Migas, kembali mengadakan Forum Komunikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lindungan Lingkungan (K3LL) 2019 atau Health, Safety & Environment Communication Forum (HSECF) 2019 di Hotel Novotel Balikpapan, Kamis (28/2/2019).
Acara bertajuk Zero LTI – Kita Bisa! ini digelar dalam upaya memelihara keselamatan kerja sebagai nilai utama (core value) serta menjaga kinerja dan hubungan yang profesional dengan para mitra kerjanya. Dalam ajang tahunan di WK Mahakam ini, PHM mengundang lebih dari 200 perusahaan mitra kerja yang mempunyai kontrak pengadaan barang dan jasa dengan kualifikasi usaha kecil, menengah, dan besar yang masih berlaku pada periode 2018-2019 dan ataupun yang pernah terdaftar pada tahun 2018.
Turut hadir dalam pertemuan ini, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, DR Ir Adhi Wibowo MSc dan Kepala Divisi Penunjang Operasi dan Keselamatan Migas SKK Migas, Bagus Edvantoro.
Saat membuka forum komunikasi ini, Direktur PHM, Denie S Tampubolon mengharapkan agar melalui kegiatan ini tercapai suatu pemahaman bersama akan pentingnya peningkatan kemitraan yang berlandaskan pada komitmen HSE yang kuat. “Dengan pemahaman yang sama terhadap standar HSE, akan tercipta lingkungan kerja yang kondusif dan operasi yang aman. Keberhasilan PHM dalam aspek HSSE adalah berkat kontribusi dan dukungan dari para mitra kerja kami,” katanya, kepada sekitar 500 hadirin.
Dengan meningkatnya aktivitas operasi di WK Mahakam di tahun 2019, peran serta mitra kerja sangat strategis dalam mendukung PHM mencapai objektif K3LL.
Pada kesempatan ini, dipaparkan pencapaian kinerja K3LL 2018, dimana PHM mencapai rekor yang baik yakni hanya 1 kejadian yang menyebabkan Kehilangan Hari Kerja (Lost Time Injury/LTI). Masih jauh di bawah target yang diizinkan, meski telah mencatat 32,879,662 jam kerja (man hours) hingga 27 Februari 2019. Capaian kinerja tersebut mencerminkan kesadaran akan budaya keselamatan kerja yang tinggi di PHM.
Selain itu, pada 2018 PHM meraih sejumlah akreditasi dan penghargaan berkenaan dengan K3LL, yakni ISRS8 – Level 8,
Safety Culture – Proactive (skor 4.2),Peringkat PROPER Hijau untuk 2 lapangan South Processing Unit (SPU) dan Bekapai, Senipah, Peciko, South Mahakam (BSP), Kemudian Sistem Manajemen Pengamanan – Emas, ISO14001:2015 – Sistem Manajemen Pengelolaan Lingkungan, serta ISO22301:2012 – Sistem Manajemen Kelangsungan Bisnis.
Dalam acara tahunan ini juga diserahkan Mahakam Award (lihat boks), yang merupakan penghargaan K3LL kepada perusahaan mitra kerja PHM yang berprestasi.(sb-02/rilis)

PENERIMA MAHAKAM AWARD 2019

1.Safety Performance of High Risk Contract >400.000 Man-Hours (PT Apexindo Pratama Duta Tbk)
2.Safety Performance of High Risk Contract 200.000 to 400.000 Man-Hours (PT Halliburton Indonesia)
3.Safety Performance of High Risk Contract <200.000 Man-Hours (PT Logindo Samudra Makmur Tbk) 4.Safety Performance of Medium Risk Contract (PT Primacom Interbuana) 5.Safety Performance of Low Risk Contract (PT Singgar Mulia) 6.The Most Improved Camp Accommodation (PT Elnusa Tbk) 7.The Most CeRMAT Frequency (PT Geologi Indonesia) 8.Societal Award (PT Kaliraya Sari) 9.Environmental Award (PT Kaliraya Sari) 10.HSE Appreciation for Contractor Employee (Mursalim dari PT Agus Suta Line)