SIAP TEMPUR:Ratusan Prajurit Batalyon Infanteri Raider 600/Modang yang diberangkatkan dalam rangka Satgas Pamtas RI-Malaysia.

Suarabalikpapan.com-Sebanyak 450 Prajurit Batalyon Infanteri Raider 600/Modang diberangkatkan dalam rangka Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Tahun 2019, pada Jumat (26/4/2019).
Asops Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf Rudi Saladin bertindak sebagai Irup dalam Upacara Gelar Pasukan dalam rangka Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Infanteri Raider 600/Modang.
Dalam upacara tersebut Asops Kasdam VI/Mlw beserta pejabat Kodam VI/Mlw yang turut hadir melakukan pemeriksaan kesiapan pasukan mulai dari protap perorangan sampai dengan perlengkapan seperti senjata, munisi, alat komunikasi dan perlengkapan kesehatan yang dilaksanakan di lapangan Upacara Batalyon Infanteri Raider 600/Modang.
Dalam sambutannya Asops Kasdam VI/Mlw menyampaikan tugas operasi pengamanan perbatasan merupakan tugas operasi militer selain perang yaitu mengamankan wilayah perbatasan RI-Malaysia untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara Republik Indonesia. Diharapkan prajurit Yonif Rider 600/Modang melaksanakan tugas dengan semaksimal mungkin karena berhadapan langsung dengan perbatasan Negara tetangga.
Dalam setiap penugasan Satgas Pamtas, prajurit yang bertugas adalah prajurit yang terpilih melalui beberapa tahap seleksi serta memiliki naluri tempur yang baik dan didukung kemampuan fisik yang prima untuk menunjang tugas dalam mengamankan wilayah perbatasan RI-Malaysia.
Selain itu setiap Prajurit juga telah dibekali kemampuan teritorial untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat diperbatasan, dengan cara memberikan pembelajaran kepada anak-anak setempat di sekolah perbatasan, yang selama ini telah bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dalam membekali prajurit mengenai kemampuan setingkat guru atau kemampuan mengajar sesuai kurikulum mengajar beberapa waktu yang lalu.(sb-02)