SILATURAHMI:Safari Ramadan Bupati Berau H Muharram dan Wabup H Agus Tamtomo di Masjid Al-Kautsar Sambaliung.

Suarabalikapapan.com,BERAU-Bupati Berau H Muharram dan Wakil Bupati (Wabup) H Agus Tantomo dan rombongan melakukan Safari Ramadan 1440 H, di Masjid Al-Kautsar Sambaliung, Jl Raja Alam, pada Jumat (17/5/2019).
Bupati H Muharram dalam sambutannya menjelaskan tentang manusia sebagai kalifah sesuai firman Allah SWT kepada malaikat yakni gelar yang diberikan untuk penerus Nabi Muhammad SAW dalam kepemimpinan umat Islam.
“Kalifah (manusia) merupakan wakil Allah SWT di muka bumi ini. Jadi manusia sebagi hamba Allah SWT memiliki peran utama sebagai keluarga dan bertanggung jawab terhadap masyarakat,” kata Bupati H Muharram.
Menurutnya, peran ini harus seimbang dan sejalan untuk dilakukan.
“Tidak boleh satu sisi kita tonjolkan sebagai kalifah, tapi disisi lain sebagai hamba Allah SWT kita tinggalkan atau sebaliknya sebagai hamba Allah SWT terus menerus beribadah dan tidak mau tahu dengan lingkungan sekitar,” katanya.
Bupati berharap sebagai kalifah jangan sampai manusia melakukan hal yang tidak terpuji. Seperti mabuk-mabukan, terlibat narkoba serta perbuatan kriminal lainnya.
“Jangan sampai porak-porandanya kelakuan masyarakat di luar, kita tidak mau peduli. Saya kira ini tidak benar, maka orang-orang terbaik itu adalah orang-orang yang senantiasa menegakkan Amar ma’ruf nahi munkar atau mengajak melakukan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat,” pinta Bupati Muharram.
Selain itu, Ia juga mengimbau kepada jajaran RT/RW supaya memperhatikan lingkungan sekitar agar aman dan tentram.
“Tanamkan akidah yang baik bagi anak-anak kita. Begitu juga kepada para guru dan kepala sekolah saya mengimbau agar selalu menyempatkan waktu untuk salat, apakah itu di musala, di sekolah atau di masjid dekat sekolah. Marilah kita berikan pembinaan yang baik bagi generasi muda di daerah ini,” pintanya.
“Jangan sekadar belajar agama dengan teori. Tapi tidak mempraktikannya dengan baik. Saya juga meminta kepada seluruh desa agar mengalokasikan anggaran bagi guru mengaji, guru TPA (tempat pendidikan alquran), serta guru pembina bagi umatnya masing-masing,”pungkasnya.(sb-05).