MUBAZIR:Sebagian besar terminal parkir elektronik yang terpasang di jalan protokol Balikpapan mengalami kerusakan.

Suarabalikpapan.com,BALIKPAPAN-Pemasangan Terminal Parkir Elektronik (TPE) pada jalan protokol di Balikpapan perlu dilakukan evaluasi kembali.
“Saya kira terminal parkir elektronik ini perlu dievaluasi sehingga berfungsi maksimal,” kata anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Budiono, kepada suarabalikpapan.com, di ruang kerjanya, Senin (10/6/2019).
Menurut politikus PDIP ini, TPE perlu dievaluasi lantaran belum mampu mendongkrak Pendapat Asli Daerah (PAD) khususnya retribusi parkir pinggir jalan.
“Saya lihat sebagian besar mesin mesin parkir yang dipasang di Jalan Ahmad Yani tidak berfungsi sehingga target retribusi parkir sulit tercapai,” ujar Budiono.
Ia berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan selaku instansi teknis segera melakukan perbaikan TPE tersebut sehingga tidak mubazir.
Sebelumnya, Kepala Dishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, pengoperasian TPE untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengawasan operasional parkir tepi jalan.
“Pendapatan daerah dari retribusi parkir tepi jalan akan lebih jelas terlihat dan transparan. Selain itu, pendapatan juga berpotensi akan meningkat karena kita memberlakukan tarif parkir progresif,” papar Sudirman.
Sejak akhir tahun 2017 lalu, Dishub telah memasang TPE di tujuh lokasi. Yaitu, depan Rumah Makan Teluk Bayur Gunung Sari, depan Toko Kue Linda Gunung Sari, depan apotek Kimia Farma Gunung Sari, depan Soto Banjar Kuin, depan apotek Sumber Sehat atau Toko Sepatu Jhonson, depan Maxi Gunung Sari, dan depan Maxi Karang Jati.
Untuk tahap pertama pengoperasian TPE, lanjut Sudirman, pihaknya akan memberlakukan skema closeloop. Yaitu, mencetak kartu-kartu sebagai alat pembayaran yang akan digunakan melalui perantara petugas parkir.(sb-03).