CINTA RAKYAT:Gubernur Isran Noor berfoto bersama warga Samarinda yang menjadi korban banjir.

Suarabalikpapan.com,SAMARINDA-Gubernur Kaltim Isran Noor menilai kondisi infrastruktur Samarinda belum siap ketika terjadi banjir cukup parah. Untuk itu, perlaku dilakukan penataan kembali drainase maupun sungai-sungai yang telah tertutup oleh permukiman sehingga menghalangi aliran air.
“Kondisi infrastruktur di Samarinda belum siap menghadapi banjir. Jadi apabila terjadi banjir parah, pemerintah nggak bisa berbuat apa-apa,” kata Gubernur Isran, yang didampingi istri tercinta Norbaiti saat meninjau sejumlah titik banjir, pada Selasa (11/6/2019). Gubernur mengunjungi korban dan titik banjir di kawasan Jalan Gelatik, Jalan Pemuda dan kawasan Bengkuring.
Isran menambahkan Pemprov Kaltim telah berkoordinasi dengan para bupati dan walikota terdampak banjir untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan penanganan bantuan sekaligus evakuasi korban lalu mendirikan dapur umum.
“Curah hujan yang tinggi dan terjadinya pendangkalan Sungai Karang Mumus, Sungai Karang Asam dan Sungai Air Putih diperkirakan menjadi penyebab utama terjadinya banjir di Samarinda. Saya perkirakan pendangkalan ketiga sungai itu sudah mencapai 80 persen,” ujar gubernur humoris ini.
Sampai saat ini bantuan terus mengalir terhadap para korban banjir di Samarinda yang mencapai 30.580 jiwa.(sb-05)