SERIUS:Pertemuan antara DPRD PPU dan DPRD Balikpapan di ruang rapat lantai 2.

Suarabalikpapan.com,BALIKPAPAN–Kantor DPRD Balikpapan kembali mendapat kunjungan kerja pansus 1 DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam rangka studi banding perubahan organisasi perangkat daerah (OPD), di ruang rapat kantor DPRD Balikpapan, pada Rabu (3/7/2019).
Kunjungan tersebut di terima langsung Kabag Persidangan Risalah Perundang-Undangan, Sekretariat DPRD Balikpapan Asgem.
Ia mengatakan, tujuan anggota DPRD PPU melakukan kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan guna mempelajari terkait perubahan OPD.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kepercayaannya terhadap DPRD Balikpapan. Semoga ke depan Kabupaten PPU menjadi lebih baik lagi,” kata Asgem.
Ketua Pansus 1 DPRD PPU Fadliasyah mengungkapkan, kedatangan ke Balikpapan banyak hal yang dipelajari. Salah satunya terkait perubahan OPD sebagai implementasi dari Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 tentang evaluasi OPD yang dilakukan perubahan pada tahun 2016.
“Berdasarkan PP 18 Tahun 2016 tentang OPD, yang tadinya Dispenda gabung dengan bagian keuangan sekarang mau kita pisahkan supaya lebih optimal dalam rangka peningkatan PAD di PPU,” terangnya.
Sebenarnya kata Dia, dengan penggabungan ini hasilnya tidak maksimal untuk mendongkrak pendapatan daerah paling tinggi Rp 100 milliar.
“Kita berharap dengan dipisahkan OPD itu PAD-nya bisa lebih maksimal lagi dari sebelumnya. Kenapa harus Balikpapan yang kita pilih, karena Balikpapan kota jasa dan pengelolaan keuangan mulai dari pajak dan restribusi daerahnya sangat bagus, mungkin itu yang menjadi pertimbangan kami,kenapa harus Balikpapan yang kita pilih,” terangnya.
“Kabupten PPU harus banyak belajar dari kota Balikpapan mengenai hal tersebut, dengan tujuan agar kedepan Kabupaten PPU lebih maju dan lebih baik dari sekarang,” harapnya.(sb-02)