SERIUS:Wali Kota Rizal Effendi membacakan jawaban tanggapan fraksi terhadap Pertanggungjawaban Laporan Keuangan 2018.

Suarabalikpapan.com, BALIKPAPAN-Rapat paripurna atas jawaban Wali Kota Balikpapan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Balikpapan tentang Pertanggungjawaban Laporan Keuangan 2018, digelar di ruang Rapat Paripurna DPRD Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, pada Kamis (11/7/2019).
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, sorotan legislator tentang PAD 2018 yang tidak, dimana dari target Rp 678,50 miliar yang terealisasi hanya sebesar Rp 648,86 miliar lantaran faktor eksternal yang mempengaruhi kondisi ekonomi terutama di sektor jasa.
“Kondisi eksternal inu tidak dapat kami hindari mengakibatkan sehingga mengakibatkan penurunan penerimaan daerah,” kata Rizal.
Lebih lanjut, Rizal menjelaskan ada beberapa sektor yang pendapatan mengalami penurunan seperti retribusi persampahan, serta retribusi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) disebakan terbitnya Perda Nomor 9 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum dengan tarif cukup tinggi serta retribusi bangunan yang tidak memenuhi target.
Untuk memaksimalkan PAD, maka pemkot melalui OPD terkait telah membentuk tim khusus yang bertugas mengawasi secara intensif penerimaan daerah yakni Satuan Tugas Monitoring Alat Perekam Transaksi Usaha (Satgas Monalisa). (sb-03)