by

Apresiasi Kejuaraan Rugby, Wawali Minta Lapangan Bola Jangan Beralih Fungsi

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Wakil Wali Kota Samarinda, Dr H Rusmadi mengapresiasi dan memberikan dukungan terhadap kejuaraan Rugby pertama di Kaltim yang diselenggarakan di Lapangan Harby Pelita 7, Sambutan, Kamis (18/3/2021) pagi.

“Ini pertandingan yang sangat luar biasa bukan saja perdana di Kota Samarinda melainkan di Kalimantan. Selain itu dalam penyelenggaraan Rugby tahun ini bisa menjadi tonggak sejarah kita. Saya tentu mengucapkan terima kasih kepada Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kota Samarinda serta pengurus dan panitia Rugby Cabang Samarinda,” kata Rusmadi dalam sambutanya.

Ia menegaskan,  Pemkot Samarinda sendiri sangat mensupport kegiatan olahraga. Terlebih lagi yang tergolong baru di Kota Samarinda.

“Mudah-mudahan ke depannya atlet Rugby Samarinda bisa eksis dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi lagi di tingkat nasional maupun internasional. Semoga Kejuaraan Rugby 7 Walikota Samarinda Open berjalan dengan suksas dan lancar serta memberikan keberkahan dan kemajuan bagi masyarakat Samarinda,” kata Rusmadi bersemangat.

Memang kejuaraan ini diselenggarakan di masa pandemi Covid-19.  Namun menurut mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim ini, olahraga harus tetap dilaksanakan tetapi harus patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Kita menyelenggarakan event ini di tengah pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, harus tetap patuh dengan prokes. Karena kegiatan olahraga seperti Rugby ini sangat diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga kesehatan. Dari tubuh yang sehat serta suasana hati yang senang, itu adalah salah satu hal penting untuk menguatkan daya tahan tubuh. Oleh karenanya, Pemkot Samarinda memberikan kebebasan untuk melaksanakan aktivitas, apalagi kegiatan yang positif seperti olahraga ini. Tetapi dengan disiplinnya prokes,” bebernya.

“Pak Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun juga sangat mensupport kegiatan ini,” imbuhnya.

Ia mengatakan lapangan-lapangan sepak bola seperti ini harus dimiliki seluruh kecamatan. Apalagi lapangan yang sudah jelas milik Pemkot Samarinda, tidak boleh beralih fungsi, karena lapangan olahraga harus dimanfaatkan posisinya sebagai sarana olahraga bagi masyarakat luas.

“Ini adalah kebijakan kita. Bahkan nanti bukan hanya di kecamatan saja ditargetkan satu kelurahan ada lapangan sepak bola atau playground (tempat bermain). Karena kita prihatin dengan anak-anak zaman sekarang ini, sukanya berada di kamar dengan bermain gadget dan itu tidak baik untuk membentuk kepribadian watak seorang anak,” kata Rusmadi.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Samarinda, Erham Yusuf mengatakan olahraga Rugby ini sendiri memang belum populer di Samarinda dan ke depannya perlu disosialisasikan lagi. “Olahraga Rugby memang belum populer di Samarinda karena kalau saya lihat di negara asalnya ini pemain olahraga ini rata-rata mempunyai tubuh yang besar-besar serta banyak melakukan kontak bodi dalam permainannya.  Mudah-mudahan dengan adanya kejuaraan Rugby in, ke depannya semakin dikenal di masyarakat luas serta banyak lagi kejuaraan serupa yang lebih kompetitif dan berkualitas,” harap Erham Yusuf.

Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari yakni 18 dan 19 Maret 2021 dan diikuti lima tim kabupaten/kota se-Kaltim. Ikut hadir dalam acara pembukaan ini, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Rusdi, Camat Sambutan Nofiansyah Hendra Hakim, lurah setempat, perwakilan KONI Kaltim dan Samarinda.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 views

Berita terkini