by

Basuki Rahmat Bantah Gunakan Atribut Pasukan Merah untuk Kepentingan Pribadi

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Hendra dan Basuki Rahmat membantah telah melakukan pelecehan terhadap adat-istiadat suku Dayak lantaran menggunakan atribut “Pasukan Merah” untuk kepentingan pribadi. Hal ini diungkapkan Hendra dan Basuki Rahmat saat memberikan keterangan pers di Cafe Wakul Perumahan Pelangi, Balikpapan Selatan, Selasa (12/1/2021)

Menurut Basuki Rahmat, dirinya merupakan pimpinan Serdaduuq Adat Wilayah Balikpapan. Sedangkan Hendra merupakan calon pemimpin Wilayah Kutai Timur.

“Jadi bukan kami yang mengangkatnya. Saya Serdaduuq Adat Balikpapan yang dilantik menjadi Pimpinan/Pemanuq oleh Lembaga Adat Dayak Tanjung Benua Bantian Provinsi Kalimantan Timur dengan acara adat dan ritual,” kata Basuki Rahmat kepada awak media.

Menurut Basuki Rahmat, dirinyapun tidak pernah membawa nama sekaligus menggunakan atribut Pasukan Merah milik ormas lain sebab atribut yang ia gunakan milik Serdaduuq Adat. Termasuk tidak menggunakan nama Pasukan Merah untuk kepentingan pribadi.

“Atas nama pribadi saya tidak pernah membawa nama Pasukan Merah dan atribut milik ormas lain. Apalagi untuk kepentingan pribadi. Atribut yang digunakan adalah milik Serdaduuq Adat,” ujar Basuki Rahmat yang juga Ketua Umum Ormas Macan Borneo ini.

Mengenai laporan ke Polda Kaltim, selaku warga negara yang baik dan taat hukum, dirinya siap datang memenuhi panggilan untuk memberikan klarifikasi di hadapan penyidik.

“Makanya saya sangat menyayangkan laporan itu, mengapa tidak dilakukan komunikasi secara kekeluargaan terlebih dahulu. Sehingga apabila terjadi salah paham atau miskomunikasi bisa dibicarakan secara baik-baik,” pungkas Basuki Rahmat.

Sebelumnya diberitakan beberapa media online bahwa sekelompok pemuda yang tergabung dalam Perkumpulan Pemuda Dayak dari berbagai daerah di Kaltim seperti Balikpapan, Samarinda, Kutai Barat, Bontang dan Kutai Timur mendatangi Mapolda Kaltim, pada Senin (11/1/2021). Mereka melaporkan Hendra dan Basuki Rahmat yang diduga melecehkan adat-istiadat suku Dayak.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

44 views

Berita terkini