by

BPPDRD Teken MoU Pembayaran Pajak Online dengan Bank Syariah Mandiri Balikpapan


BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Pemerintah Kota Balikpapan menyambut baik adanya kerjasama pembayaran pajak secara online melalui fasilitas host to host antara Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) dengan Bank Syariah Mandiri Balikpapan. Ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam upaya peningkatan penerimaan pajak sebagai salah satu sumber pendapatan daerah guna membiayai pembangunan. ⠀
Kerjasama ditandai dengan penandatanganan oleh Plt Kepala BPPDRD Kota Balikpapan Haemusri Umar dan Kepala Area Bank Syariah Mandiri Balikpapan Naning Salasatain yang disaksikan Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Kota Balikpapan Muhammad Noor, di Hotel Four Point, pada Rabu (12/08/2020) siang.⠀⠀
Pemerintah kota menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bank Syariah Mandiri yang telah memfasilitasi sistem pembayaran pajak secara online ini.
Asisten II Pemkot Balikpapan M Noor mengharapkan sistem ini ke depannya dapat memberikan kemudahan bagi para wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya membayar pajak secara tepat waktu.⠀⠀
“Diharapkan masyarakat dapat lebih memanfaatkan pembayaran pajak secara online agar mengurangi kepadatan jumlah warga dalam pengurusan pembayaran pajak secara langsung di kantor badan pengelola pajak daerah, sehingga ikut mendukung pelaksanaan protokol kesehatan yang harus tetap kita jalankan di masa pandemi covid-19,” kata Muhammad Noor.⠀⠀
Kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri sementara pembayaran PBB, selanjutnya akan ada kerjasama lainnya. Saat ini jumlah wajib pajak PBB di Balikpapan sebanyak 200 ribu lebih. ⠀
Dalam kesempatan tersebut Kepala Area Bank Syarian Mandiri Balikpapan Naning Salasatain mengungkapkan, dengan kerjasama ini salah satu upaya BSM mendukung transaksi melalui digital kepada nasabah. Karena saat ini nasabah lebih banyak memanfaatkan layanan digital. Ditambah masa pandemi ini upaya ini juga menghindari tatap muka langsung untuk mencegah penyebaran covid-19.
Sementara itu, Plt Kepala BPPDRD Kota Balikpapan Haemusri Umar mengaku optimis dapat mencapai target penerimaan pajak daerah tahun 2020 ini setelah dilakukan revisi menjadi Rp257 miliar karena pandemi covid-19.
Hingga pekan pertama Agustus pendapatan pajak dan retribusi daerah telah mencapai Rp221 miliar lebih atau 85 persen.
Haemusri Umar mengatakan target penerimaan pajak daerah sebelum ada covid sebesar Rp511 miliar.
“Setelah dilakukan pergeseran atau refocusing ada perubahan nilai target. Target tahun ini menjadi Rp 257 miliar lebih. Sekarang sudah 85 persen,” kata Haemusri usai MoU.
Kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak pada semester I-2020 dari sektor Restoran pada Januari hingga Maret mencapai Rp40 miliar. Kemudian disusul pajak penerangan jalan Rp73 miliar. Selanjutnya pajak hotel sebesar Rp13 miliar.
Haemusri mengakui sektor jasa seperti perhotelan menjadi bidang usaha yang sangat terpukul di masa pandemi. Namun masih dapat memberikan kontribusi. Hotel diberikan kelonggaran perpanjangan pembayaran pajak selama enam bulan. “Dan diperkirakan akan reborn pada September nanti,” ucapnya optimis
Begitupula, pajak restoran salah satu sektor yang cukup memberikan kontribusi sebab selama covid ini masih bisa memesan makanan/dibawa pulang karena adanya pembatasan kegiatan
Secara keseluruhan, penerimaan pajak daerah realisasi telah mencapai lebih dari 60 persen. Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan terlihat pada bulan Agustus dan September. Batas pembayaran dilakukan hingga akhir September.
“Jumlah wajib pajak PBB mencapai 200 ribu. Potensinya cukup besar,” pungkasnya.(sb-01)

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed