by

Budiono Sambut Baik Perubahan Skema Penyaluran Dana BOS, Mampu Pangkas Birokrasi

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Perubahan skema penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang berlaku 10 Februari 2020. Dari rekening Kas Umum Daerah (RKUD) langsung ke rekening sekolah, mendapat tanggapan
positif dari anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Budiono.
“Saya kira skema penyaluran tersebut sangat baik sebab memangkas jalur birokrasi,” kata Budiono, kepada media ini, lewat ponselnya, pada Jumat (14/2/2020).
Diakui Budiono, penyaluran dana BOS ini akan diawasi pihaknya supaya tepat sasaran. “Dewan sebagai lembaga pengawas akan memonitor penyaluran dana BOS ini,” ujar Budiono.
Sekadar diketahui, tahun 2020 ini pemerintah menyalurkan dana BOS untuk 136.579 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp 9,8 triliun. Dana BOS ini disalurkan sebanyak 3 kali per tahun dengan porsi tahap I (30 persen), tahap II (40 persen), tahap III (30 persen).
“Verifikasi data sekolah penerima dana BOS ini tetap dilakukan oleh OPD terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) di masing-masing daerah, namun untuk pengawasan akan dilakukan DPRD,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.
Budiono menambahkan, perubahan skema penyaluran ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 9 Tahun 2020 tentang perubahan atas PMK Nomor 48 tahun 2019 tentang pengelolaan DAK Non Fisik. Adapun pokok perubahan tersebut adalah penyaluran langsung ke sekolah sesuai ketentuan yang berlaku, percepatan tahap penyaluran, serta penyederhanaan administrasi pelaporan.(sb-03)

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed