by

Cegah Penyebaran Covid-19, Enam Warga Binaan Rutan Tanah Grogot Dapat Program Asimilasi

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot  memberikan asimilasi terhadap 6 warga binaan (WB) di tengah pandemi Covid-19, pada Kamis (21/1/2021).

Program asimilasi tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No 32 Tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanah Grogot, Doni Handriansyah mengatakan, 6 warga binaan tersebut telah memenuhi syarat dan telah mendapatkan hak integrasi berupa cuti bersyarat maupun pembebasan bersyarat.

” Setelah ini 6 orang tersebut akan diserahkan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) sebelum dikeluarkan. Mereka  diminta untuk tetap melapor dan diimbau untuk tidak melakukan tindak pidana atau melawan hukum selama berada di luar Rutan serta diminta untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan,” kata Doni kepada media ini, Jumat (22/1/2021).

Ia menambahkan, program asimilasi kali ini merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.

“Program asimilasi ini sebagai upaya kami untuk mencegah paparan  Covid-19 di Kabupaten Paser sebab kasusnya terus mengalami peningkatan,”  katanya.

Program Asimilasi adalah proses pembinaan Narapidana dan Anak yang dilaksanakan dengan membaurkan Narapidana dan Anak dalam kehidupan masyarakat.

Program Asimilasi dilaksanakan di rumah. Proses pembimbingan dan pengawasan asimilasi dan integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas), di mana laporan pembimbingan dan pengawasan dilakukan secara daring (dalam jaringan).

Biasanya pihak penjamin adalah orang-orang yang kenal dengan narapidana tersebut. Namun, program asimilasi bukan berarti bebas seutuhnya karena masih berstatus narapidana dan warga binaan.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 views

Berita terkini