by

Dewan Tunda Bahas Raperda Kepemudaan, Abdulloh : Terjadi Pro Kontra Antara Pusat dan Daerah

-Uncategorized-0 views

Balikpapan- DPRD Kota Balikpapan akhirnya menunda pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Kepemudaan.
Perlu kita ketahui, bahwa pembahasan Perda Kepemudaan, yang dilakukan Pemkot dan DPRD Balikpapan telah memasuki pandangan umum fraksi-fraksi dalam sidang paripurna tentang perda tersebut.
Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh menuturkan, pembahasan Raperda Kepemudaan, untuk sementara ditunda karena masih terjadi pro kontra antara pusat dan daerah. Selain itu di daerah lain pun belum ada yang menerapkan hal itu.
Salah satu yang menjadi pertimbangan ditundanya pembahasan raperda tentang Kepemudaan itu karena Undang-Undang Kepemudaan belum terlaksana secara baik. Bukan soal ada tekanan atau pembatasan usia.
“Yang jelas tidak ada desakan atau tekanan dari pihak manapun. Hanya saja masih ada pro kontra. Di pusat, UU Kepemudaan belum di terapkan dengan baik,” kata Abdulloh di sela-sela silaturahmi dengan para jurnalis di rumah jabatan Ketua DPRD, Jalan Pierre Tendean, Selasa (30/10/2018) malam.
Di samping itu, aturan tersebut tidak mendesak. Karena di daerah belum menerapkan Perda Kepemudaan.
“Kebanyakan organisasi masih mengikuti AD/ARTnya masing-masing. Jadi kami menunggu pemerintah pusat membenahi semua masalah kepemudaan tersebut,” pungkasnya. (sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 views