SELAMAT BERTUGAS:Penandatangan berita acara pelantikan pimpinan DPRD Balikpapan definitif, di ruang rapat paripurna.

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Empat pimpinan DPRD Kota Balikpapan definitif periode 2019-2024 resmi dilantik. Pelantikan itu sesuai dengan surat keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Timur.
Berdasarkan SK itu, ketua DPRD dijabat oleh Abdulloh (Golkar) dan tiga wakil ketua masing-masing dijabat Sabaruddin Panrecalle (Gerindra), Thohari Aziz (PDIP) dan Subari (PKS). Pelantikan dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan Liliek Prisbawono, di ruang rapat paripurna, Kamis (10/10/2019). Hadir dalam pelantikan tersebut Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Ketua KPU Noor Thoha, pimpinan OPD dan ratusan undangan.
Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Sayid MN Fadli, yang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengucapka selamat atas dilantiknya pimpinan DPRD Kota Balikpapan definitif. Ia berharap dapat menjalankan amanat dan kepercayaan yang diberikan rakyat dengan sebaik-baiknya, serta senantiasa patuh dan taat kepada aturan perundang-undangan yang berlaku.
Gubernur juga mengajak kepada para pimpinan serta seluruh anggota DPRD agar dapat bekerjasama, sinergis dan harmonis, dalam rangka membangun Kota Balikpapan.
Ketua DPRD Abdulloh usai pelantikan dan pengucapan sumpah dan janji, mengatakan, kedudukan empat pimpinan dalam melaksanakan tugas bersifat kolektif kolegial. Yakni keempat pimpinan mempunyai kedudukan yang sama.
“Pimpinan DPRD Balikpapan merupakan satu kesatuan pimpinan yang bersifat kolektif kolegial. Artinya bahwa kedudukan kami berempat sebagai pimpinan DPRD dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang adalah sama,” kata Dulloh sapaan akrab Abdulloh. Ia menegaskan, hubungan antara keempat pimpinan dan anggota DPRD lainnya bukan hubungan atasan dan bawahan. Sebab, semuanya mempunyai kedudukan yang sama sebagai wakil rakyat. Menurutnya, yang membedakan hanya tugas dan tanggungjawab masing-masing.
“Kedudukan pimpinan DPRD dan anggota DPRD sama sekali bukan kedudukan atasan dan bawahan. Kedudukan empat pimpinan DPRD dan anggota DPRD adalah sama. Yaitu sebagai wakil rakyat. Yang membedakan hanyalah tugas dan tanggungjawab masing-masing,” kata pria yang sekaligus Sekretaris DPD Partai Golkar Balikpapan ini.
Menururnya, sejumlah program dan agenda kerja sudah menunggu. Ada beberapa program atau agenda kerja yang harus dituntaskan. Antara lain penyusunan tata tertib, pembentukan alat kelengkapan DPRD (AKD), pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2020 dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).
“Beberapa program dan agenda kerja sudah menunggu kita antara lain penyusunan tata tertib DPRD, pembentukan AKD, pembahasan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2020 dan pembahasan RAPBD tahun 2020. Oleh karena itu kita perlu bergerak cepat untuk menyelesaikan program dan agenda DPRD tersebut,” pungkas pria murah senyum ini.(sb-03).