by

Kejari Geledah Kantor KPU PPU, Terkait Penggunaan Anggaran Pilkada 2018 Senilai Rp26 Miliar

PENAJAM,suarabalikpapan.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU), Senin (14/09/2020) pagi melakukan penggeledahan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU. Penggeledahan terkait penggunaan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PPU 2018 lalu senilai Rp26 miliar.
Proses penggeledahan dokumen anggaran dipimpin Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari PPU, Guntur Eka Permana, mulai pukul 10 Wita. Sejumlah dokumen seperti nota dan kwitansi diperiksa oleh tim kejari.
Pada proses pemeriksaan barang bukti, tim kejaksaan yang berjumlah sekitar 10 orang dengan dikawal empat personel kepolisian bersenjata lengkap.
Sejumlah ruangan digeledah, termasuk ruang administrasi dan ruang sekretaris KPUD. Pada proses pemeriksaan dokumen administrasi di ruang bendahara ditemukan sejumlah stempel yang diduga duplikat.
Saat proses pemeriksaan dokumen berlangsung Bendahara KPU, Jumiati pingsan. Diduga, ia kelelahan saat mendampingi tim Kejaksaan. Kemudian, Kejaksaan mendatangkan tim medis untuk memeriksa.
Pemeriksaan dokumen yang dilakukan Kejari PPU, disaksikan oleh sejumlah Komisiner KPU Irwansyah, Ferry Mei Efendi, Tono Sutrisno, Wiwik, Sekretaris KPU, Salman, Camat Penajam Pang Irawan serta Lurah Nipah-Nipah Edowar.(sb-07)

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed