by

Ketua DPRD Hendra Wahyudi Terima Kunjungan UMKM Newcomers

TANA PASER,suarabalikpapan.com–Ketua DPRD Kabupaten Paser Hendra Wahyudi, menerima kunjungan perwakilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Newcomers Kabupaten Paser, pada Senin (10/8/2020). Kunjungan kali ini dalam rangka mendorong bangkitnya perekonomian Kabupaten Paser akibat pandemi Covid-19.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Paser dan dihadiri Ketua Komisi III DPRD Paser Edwin Santoso, dialog santai tapi serius ini menghasilkan saran dan masukan untuk kemajuan UMKM kedepan, termasuk bagi UMKM-UMKM pendatang baru atau Newcomers di Kabupaten Paser.
Setelah salam perkenalan, perwakilan UMKM Newcomers Paser. Seperti Agung Nugroho H pelaku usaha Madu Trigona, Eka Dian Mayasari pelaku usaha Sambal Kribow, dan Intan pelaku usaha Djamoe Tradisional Cireng Prozen, secara bergantian mempresentasekan produk dan kendala yang dihadapi.
“Madu Trigona kami sudah sampai ke Singapura. Ini kami ketahui karena teman yang mengirim madu itu ke Singapura menanyakan merek Madu Trigona yang saya produksi, memang saat itu saya tidak terpikir memberi merek,” kata Agung.
Artinya, lanjut Agung, UMKM di Paser masih perlu banyak mendapatkan pelatihan, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas dari sisi barangnya tapi juga dari sisi kemasannya, termasuk informasi pengurusan izin untuk produk UMKM.
Informasi pengurusan izin itu diharapkan Agung bisa diakses diinternet, sehingga kemana dan apa saja yang perlu disiapkan serta alur pengurusannya bisa diketahui dengan jelas oleh masyarakat pelaku UMKM, tanpa harus datang dulu ke instansi tersebut.
Hal senada disampaikan Eka Dian Mayasari, menurutnya kemasan untuk produknya selama ini dibeli di luar daerah, belum tersedia di Kabupaten Paser.
“Semoga dengan menggeliatnya UMKM di Paser, ada toko yang menyiapkan kemasan, saya berharap nanti produk saya dipajang di toko modern,” kata Eka.
“Seperti halnya Pak Agung dan Mbak Eka, saya juga berharap rangkaian proses produksi UMKM bisa terjaga dengan baik, sebab produk UMKM yang kami hasilkan sangat bergantung dari alam dan petani,” kata Intan atau lebih dikenal dengan nama Indi menambahkan.
Kepada perwakilan UMKM Newcomers Paser, Hendra Wahyudi menyarankan agar dibentuk lembaga tempat bernaung UMKM, sehingga DPRD Paser lebih mudah mensuppotnya.
“Ini awal yang baik, semoga kedepan ada lembaga resmi yang menaungi teman-teman,” kata Hendra Wahyudi.
PDRB Kabupaten Paser saat ini, lanjut Hendra Wahyudi, sangat bergantung pada sektor pertambangan.
Cepat atau lambat sektor ini pasti akan berakhir, sehingga pemerintah daerah terus berusaha mengembangkan sektor usaha lainnya, termasuk mengembangkan UMKM.
“Semangat teman-teman UMKM perlu diapresiasi, meski di masa pendemi Covid-19 tetap survive. Semangat inilah yang harus ditularkan ke masyarakat, tetap produktif di tengah pandemi Covid-19, sangat membantu dalam rangka pemulihan ekonomi akibat pandami Covid-19,” pungkasnya.(rls/sb-06)

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed