by

KRI Abdul Halim Perdana Kusuma 355 Bersandar di Semayang, Diserbu Ribuan Pengunjung

foto:suarabalikpapan.com
KAPAL PERANG:KRI Halim Perdana Kusuma 355 ketika bersandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Senin (28/1/2019).

Balikpapan(SB)-Dermaga Pelabuhan Semayang Balikpapan kedatangan KRI Abdul Halim Perdana Kusumah 355, Senin (28/1/2019). Sekitar pukul 10.00 sampai 16.00 wita, warga dipersilakan untuk open ship.
Kapal ini sedang beroperasi di wilayah perbatasan perairan RI-Malaysia tepatnya di Tarakan dan Nunukan, Kalimantan Utara.
Selama berada di Balikpapan kapal tersebut mengisi logistik seperti makanan, minuman dan kebutuhan lainnya.
Dalam open ship warga Balikpapan dipersilakan untuk berkunjung ke kapal. Mulai dari geladak hingga anjungan kapal.
Warga diberi kesempatan untuk berselfie-ria maupun bersantai.
“Sejak dibuka jam 10.00 wita pengunjung tak henti-hentinya naik turun di kapal,” kata petugas jaga KRI Abdul Halim Perdana Kusumah 355, Lettu Ari Nugroho, kepada media ini, di atas kapal.
Diperkirakan jumlah pengunjung kapal sejak pagi hingga sore telah mencapai ribuan orang.
“Jumlah personel yang bertugas di atas kapal sebanyak 160 orang dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Sumarji Bimoaji,” kata Nugroho Aji.
Nugroho menuturkan, KRI Abdul Halim Perdana Kusumah 355 menggunakan BBM jenis biosolar, selain melakukan pengamanan perbatasan juga bisa membantu evakuasi dan suplai logistik bagi korban bencana alam di daerah operasi.
“Pokoknya kalau dibutuhkan untuk membantu korban bencana alam kapal ini siap,” ujar Nugroho didampingi sejumlah perwira TNI Angkatan Laut.
Diketahui KRI Abdul Halim Perdanakusuma 355 merupakan kapal kelima dari Fregat kelas Ahmad Yani milik TNI Angkatan Laut. Dinamai menurut Abdul Halim Perdanakusuma, salah seorang pahlawan nasional yang namanya juga merupakan nama bandara dan Pangkalan Udara di Jakarta.
KRI Abdul Halim Perdanakusuma merupakan kapal fregat eks-Angkatan Laut Belanda bernama HNLMS Evertsen (F815) yang kemudian dibeli oleh Indonesia. Kapal ini bersaudara dekat dengan Fregat Inggris Kelas HMS Leander dengan sedikit modifikasi dari disain RN Leander asli. Dibangun tahun 1967 oleh Nederlandse Dok en Scheepsbouw Mij, Amsterdam, Belanda dan mendapat peningkatan kemampuan sebelum berpindah tangan ke TNI Angkatan Laut pada tahun 1977-1980. Termasuk diantaranya adalah pemasangan sistem pertahanan rudal anti pesawat (SAM, Sea to Air Missile) ) Mistralmenggantikan Sea Cat. Bertugas sebagai armada patroli dengan kemampuan anti kapal permukaan, anti kapal selam dan anti pesawat udara.(sb-01)

banner 728x90

-SPESIFIKASI KAPAL-
Berat benaman 2.200 ton
Berat beban penuh 2.850 ton
Panjang 113,4 meter
Lebar 12,5 meter
Draught 5,8 meter
Kecepatan 40,5 knot
Jarak tempuh 4.500 nm 
Awak kapal 160 orang
Persenjataan 2×2 Rudal Darat ke Udara
Sumber : google

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed