by

Kunker DPRD ke Madiun, Belajar Persoalan Sosial Kependudukan Pasca Kaltim Ditetapkan IKN

KENANG-KENANGAN:Wakil Ketua DPRD Subari menerima cenderamata dari Sekretaris DPRD Madiun

MADIUN,suarabalikpapan.com-Rombongan DPRD Kota Balikpapan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Thohari Aziz dan Subari melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Magetan dan DPRD Kota Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (29/11/2019). Saat berkunjung ke Madiun, rombongan disambut Sekretaris DPRD Kota Madiun Misdi.
Subari mengatakan, kegiatan ini dalam rangka study komparasi terkait dengan kebijakan pelayanan publik, penanganan konflik sosial, pertanahan dan kependudukan dan kebijakan pembangunan pariwisata dalam mewujudkan smart city.
Apalagi kedepan Kota Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) tentu banyak orang akan datang ke Balikpapan, informasi dari Disdukcapil Balikpapan sekitar 2.000 orang yang masuk ke Kota Balikpapan.
“Tentu kedepan akan terus bertambah, maka dari itu kita belajar dari dua kota yakni Magetan dan Madiun. Bagaimana cara menangani konflik itu sendiri. Kami berharap pengetahuan dan informasi yang kita peroleh dari kota ini nantinya dapat kita terapkan di Balikpapan,” kata politisi PKS ini.
Menanggapi hal tersebut Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi mengatakan, pada tahun 2000-an di Kota Madiun memang sempat ada konflik sosial antar perguruan silat.
“Di Madiun terdapat 11 perguruan pencak silat dan 8 di antaranya berpusat di Kota Madiun setiap menjelang bulan suro Kota Madiun itu tegang. Alhamdulillah dari pihak petugas keamanan dengan cepat dan sigap mencegah terjadinya konflik tersebut,” katanya.
Ia menjelaskan, setiap menjelang bulan suro para perkumpulan perguruan pencak silat di kumpulkan oleh Forkopimda dan di beri pengarahan tentang risiko dan sanksi hukum apabila terjadi konflik antar perguruan pencak silat.
“Kemudian soal tanah tidak ada masalah, kalau mengenai kependudukan, Dinas Kependudukan Kota Madiun baru saja menerima penghargaan dari pusat sebagai salah satu dinas yang memberikan pelayanan dan inovasi kependudukan yang baik. Tahun depan kami akan terapkan program panca karya yakni kota pintar, melayani, membangun, peduli dan terbuka,” pungkasnya.(sb-02). 

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed