by

LKPj Wali Kota Balikpapan, Silpa APBD 2020 Capai Rp679,57 Miliar

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com- DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota secara virtual terhadap APBD Balikpapan 2020 di gedung parlemen Balikpapan, , Selasa (29/3/2021). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Sabaruddin Panrecalle, didampingi Subari dan Budiono  dihadiri 35 anggota DPRD serta Plt Sekretaris DPRD Saleh Basri.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi  menjelaskan, APBD 2020 setelah perubahan menjadi Rp2,39 triliun realisasi sampai 31 Desember 2020 mencapai Rp2,07 triliun atau  86,72 persen.

“Belanja tidak langsung 2020  sebesar Rp1,10 triliun atau 46,02 persen dan belanja langsung Rp1,29 triliun atau 53,97 persen. Dari rencana belanja sebesar Rp2,39 triliun dimanfaatkan  membiayai 387 program serta 1.786 kegiatan.  Secara fisik dapat terealisasi 96,23 persen atau ada kenaikan 2,07 persen dibandingkan 2019,” kata Rizal.

Ia menjelaskan, adapun 2020 sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) diangka Rp679,57 miliar, yang terdiri dari penghematan belanjar Rp317,93 miliar lebih, serta pelampaun target pendapat sebesar Rp361,56 miliar lebih.

“Pendapatan Asli Aaerah (PAD) di tingkat kepatuhan wajib pajak cukup baik, meskipun kondisi kota Balikpapan sedang masa pandemi, diisi lain masih  terjadi penurunan kurang lebih 20,29 persen. Di sektor perimbangan kelebihan transfer dari pemerintah pusat cukup signifikan yang bersumber dari bagi hasil pajak atau bukan pajak,” aku Wali Kota Balikpapan dua periode ini.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle kepada awak media mengatakan,  LKPJ 2020 disampaikan Wali Kota Balikpapan,  DPRD melalui kelengkapan dewan akan melakukan evaluasi, kemudian akan disampaikan pandangan umum masing -masing fraksi, yang terkait beberapa persoalan yang belum memenuhi target. Termasuk masih ada sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD 2020.(sb-03).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

39 views

Berita terkini