by

Mekarsari Miliki Sentra Batik Khas Balikpapan, Sebulan Hasilkan Delapan Lembar Batik

-Uncategorized-0 views

PEMBUATAN batik sudah mulai bergeser, bukan hanya di pulau Jawa seperti Solo, Jogjakarta dan Pekalongan, tetapi sudah merambah ke daerah lain dengan berbagai motif seauai daerah masing-masing.
Salah satunya batik Balikpapan.
Pada Rabu (31/10/2018) Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Mieke Henny dan rekan-rekan mengunjungi pengrajin batik khas Balikpapan Watik yang dipelopori Sri, di kawasan Jalan Martadinata, RT 11 Kelurahan Mekarsari, Balikpapan Tengah.
Kepada SuaraBalikpapan Sri menjelaakan, untuk memproduksi batik tulis memakan waktu sebulan untuk menghasilkan 7 sampai 8 lembar kain batik, dengan jumlah tenaga kerja 5 sampai 6 orang yang telah memiliki pengalaman membatik.
Ia menuturkam, batik tulis ini pelanggannya dari luar Balikpapan dengan rata-rata pembeli memesan diatas 8 lembar batik.
“Harganya variatif tergantung bentuk motifnya,” terang Sri.
Selain batik tulis di sentra Watik juga menyediakan batik printing, pesanan batik tersebut cukup banyak dipesan oleh Sekolah di Balikpapan maupun di luar Balikpapan yang menggunakan pakaian batik pada hari-hari tentu.
Selain memproduksi kain batik, sentra Watik ini juga memproduksi kerajinan tas, tempat air minum serta tempat tisu.
“Kendala yang kami hadapi mengenai permasalahan permodalan serta pemasaran yang kamu rintis sejak 2013 lalu,” akunya.(sb-03).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 views