by

Mengenal Lukman Hakim Pengusaha Bidang Alat Kesehatan, Modalnya Jujur, Komitmen dan Kepercayaan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Banyak pengusaha memulai bisnisnya dari nol. Berkat ketekunan dan keuletan, sehingga  mereka berhasil menjalankan usahanya. Salah satunya Lukman Hakim yang sukses menjalankan usahanya sebagai distributor alat kesehatan (alkes). Lukman Hakim adalah salah satu pengusaha Kaltim yang merangkak dari nol.

Sejak kecil Lukman sudah terbiasa hidup mandiri sebab orang tuanya berasal dari keluarga yang tidak mampu. Bahkan dirinya pernah menjadi seorang supir, wartawan, karyawan Migas hingga menjadi pengusaha alat kesehatan. Lukman sewaktu kecil terkenal bandel, suka ambil uang orang tua, hingga malas ngaji. Tapi saat ini, kehidupanya berubah 360 derajat.

“Saya dulu bandel mas. Disuruh ngaji lari dan suka ambil uang orang tua alias mucil. Keluarga kami bukan orang mampu. Tapi hidupku berada di lingkungan masjid di Samarinda. Cita-citaku hanya bisa membantu orang lain terutama kaum duafa atau orang tidak mampu. Makanya saya selaku Owner Klinik Sekata Medical Center sering menggratiskan orang-orang yang benar-benar tidak mampu untuk berobat. Apalagi yang tidak memiliki BPJS,” kata Lukman.

Dalam menjalankan usahanya Lukman tak lepas dari orang-orang terdekat yang terus memberikan motivasi saat jatuh bangun. Salah satunya istri tercinta Mieske Triyana Yuniawati.

“Iya istri yang banyak memotivasi, karena saya yakin bahwa kesuksesan seorang suami ada istri yang ada di belakangnya yang selalu mensuport termasuk anak-anak,” kata pria kelahiran Probolinggo, 25 Desember 1973 ini.

Sebagai seorang yang menekuni usaha bidang alat kesehatan, pria yang hobi memeliharan ikan arwana dan gowes ini mengaku, suatu saat, dirinya ingin mendirikan sebuah rumah sakit.

“Insyaallah kalau Allah SWT memberikan rezeki dan kemudahan saya akan membangun rumah sakit. Ya mungkin rumah sakit ketergantungan obat atau rumah sakit rehabilitasi narkoba. Intinya saya ingin membantu orang-orang yang tidak mampu sebab prinsip hidup saya harta tidak akan dibawa mati tapi amal ibadah yang akan saya bawa mati,” ujar Direktur & Owner PT Borneo Etam Mandiri (BEM) ini.

Penasehat Balikpapan Bird Klub ini mengaku, menjadi pengusaha alat-alat kesehatan dirinya menganggap tidak sengaja.

“Pada awalnya hanya karena nyonya (istri) adalah salah satu manajer faskes (fasilitas Kesehatan) di Balikpapan sehingga tidak pernah terbersit saya akan membangun perusahaan alat kesehatan dan itu mengalir dengan sendirinya. Lalu saya mendapat masukan dari kakak saya seorang dokter,” kata anggota Gakeslab Kaltim ini.

Dalam menjalankan usahanya, Lukman mengaku, pasti ada kendala atau tidak berjalan mulus.

“Waduh sering jatuh bangun, kena tipulah, ditikam dari belakang sering diremehkan, caci maki, hinaan dan masih banyak lagi. Tapi justru hal itu membuat saya termotivasi untuk bangkit dalam menjalankan usaha ini. Alhamdulillah ada aja rezekinya dari Allah SWT. Bahkan saya bisa mempekerjakan banyak orang,” terang pria murah senyum ini.

Lukman menambahkan, yang terpenting dalam menjalankan usaha, pertama harus jujur, kedua komitmen terhadap klien dan ketiga menanamkan kepercayaan atau trust.

“Kalau jujur, komitmen, menanamkan kepercayaan,  tidak sombong, dan tidak angkuh insyaallah usahanya akan lancar dan rezeki selalu ada,” ujar  Owner Sekata Medical Center ini.(sb-01)

PROFIL SINGKAT

Nama             : Lukman Hakim

lahir                : Probolinggo, 25 Desember 1973

Pendidikan   : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Samarinda

Istri                 : Mieske Triyana Yuniawati, SE

Anak               : Putra Ivana Hakim, Ananda Rezky Diah Pramesti, Arya Pranyata Hakim, Elvina Jahwad

Karir Pekerjaan :

-Bagian Administrasi PWI Kaltim

-Kontraktor Perusahaan Migas

-Direktur & Owner PT Borneo Etam Mandiri

-Owner Sekata Medical Center

Karir Organisasi :

-Penasehat Balikpapan Bird Klub

-Anggota Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Kaltim

-Penasehat Yayasan Sekata Foundation

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

81 views

Berita terkini