by

Rizal Pamit Kepada Warga Balikpapan, Rayakan Idulfitri Terakhir sebagai Wali Kota

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Tidak terasa jabatan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang berpasangan dengan Rahmad Mas’ud akan berakhir tahun depan sekira bulan Mei. Bahkan dalam akun facebook, Rizal telah berpamitan kepada warga Balikpapan, ia menyebut hari raya Idulfitri tahun ini, merupakan hari raya terakhir dirinya sebagai Wali Kota Balikpapan.
“Hampir 15 tahun sudah masa pengabdian saya di pemerintah kota Balikpapan. Ini akan menjadi hari raya Idul Fitri terakhir saya sebagai Wali Kota Balikpapan,” kata Rizal.
Banyak pelajaran berharga yang ia dapatkan sejak diangkat pertama kali sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan mendampingi Imdaad Hamid.
“Sejak saya diangkat pertama kali menjadi Wakil Wali Kota mendampingi pak Imdaad Hamid. Saya banyak belajar dalam prosesnya. Menjadi bagian dari kota ini dengan semua dinamika dan romantismenya. Ini kota para pekerja. Selalu ada perbedaan tapi juga selalu selesai dalam kerukunan,” akunya.
Menurutnya, selama mengabdikan diri di kota tercinta Balikpapan berbagai cacian diterimanya sekaligus menorehkan prestasi yang membanggakan.
“Cacian menjadi hal yang menguatkan di medan pengabdian.
Ada prestasi yang membanggakan, juga ada kekurangan yang terus diperjuangkan. Ada saat dimana kita bersama merayakan kemenangan. Bermaafan apapun perbedaannya,” terangnya.
Perayaan Idulfitri tahun ini yang seharusnya perayaan cukup manis bersama warga kota sebab perayaan Idulfitri terakhir buat dirinya sebagai Wali Kota Balikpapan. Tapi semua berubah dengan kesedihan akibat wabah virus corona atau Covid-19.
“Sedih juga saya, tadinya hari raya ini saya berharap bisa bertemu dengan banyak warga kota. Saya memohon maaf sekaligus berpamitan,” ujar Rizal.
Meskipun sedang dalam kesedihan akibat wabah virus corona, namun Rizal mengajak masyarakat Balikpapan untuk tetap semangat merayakan Idulfitri 1441 H.
“Tapi ada yang lebih penting dari itu. Hari ini (25 Mei), kita harus merayakan hari kemenangan dengan menjaga sesama. Menunjukkan rasa cinta sebenarnya tanpa harus berdekatan. Karena saya percaya rasa cinta tidak mengenal jarak,” ujarnya.
Diakui belakangan ini, Kota Balikpapan sedang menghadapi hari-hari cukup berat akibat wabah virus corona, tetapi ia meminta masyarakat Balikpapan tidak boleh menyerah melawan virus mematikan ini.
“Warga kota, ini hari-hari terberat yang kita lalui. Tapi seperti sebelumnya, kita lewati ujian ini bersama. Jangan terserah, karena kota ini tidak pernah menyerah,” katanya.
Rizal menuturkan, ada warga yang bertanya kepadanya kenapa di masa Covid-19 dirinya tetap kerja keras di lapangan. Kenapa tidak menikmati masa akhir pengabdian, sebab tidak mencalonkan diri lagi sebagai wali kota. Namun ia mengaku, menyelamatkan nyawa warga Balikpapan bukanlah sekadar sebuah pengabdian seorang kepala daerah.
“Bagi saya, juga jajaran pemerintah kota lainnya, ini lebih dari sekadar pengabdian. Dimasa seperti inilah, amanah itu diuji. Untuk raga yang lain, untuk satu jiwa yang terselamatkan,” terangnya.
Akhirnya dengan penuh kerendahan hati atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah kota Balikpapan, dirinya memohon maaf atas khilaf, baik ucapan atau tindakan selama mengabdikan diri di kota tercinta Balikpapan.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir dan batin. Balikpapan, kubangun, kujaga, dan kubela. Sampai kota ini tersenyum kembali,” pungkas Rizal. Sekadar diketahui pasangan Rizal Effendi-Rahmad Mas’ud cukup dikenal dengan slogan “Itu Sudah”. Mereka dilantik oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, pada Senin 30 Mei 2016 lalu, di Pendopo Lamin Etam, Samarinda.(sb-02)

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed