by

Pantun Gultom Resmi Gantikan Thohari Aziz, Diumumkan dalam Rapat Paripurna DPRD Balikpapan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com—Rapat Paripurna DPRD Balikpapan Masa Persidangan I/2021, Senin (11/01/2021) pagi mengumumkan Pantun Gultom sebagai anggota DPRD Balikpapan pergantian antar waktu (PAW) terhadap Thohari Aziz yang mengundurkan diri lantaran maju Pilkada 2020.

Selain itu, dalam rapat paripurna juga mengummkan Budiono sebagai Wakil Ketua DPRD Balikpapan menggantikan Thohari Aziz.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD selaku pimpinan rapat paripurna Sabaruddin Panrecalle dalam rapat yang berlangsung secara langsung dan virtual.

Sabaruddin menyebutkan permohonan pemberhentian Anggota DPRD Balikpapan Fraksi PDI Perjuangan disampaikan pada 23 September sebagai anggota dan pimpinan DPRD oleh DPC PDI Perjuangan.

Surat pengunduran itu sudah direspon KPU Balikpapan melalui surat nomor 592/03.01/6471 KPU-1.2020 30 November 2020 atas nama Pantun Gultom sedangkan Wakil Ketua DPRD Balikpapan diisi Budiono yang Ketua Badan Kehormatan (BK) dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Balikpapan.

“Untuk Wakil Ketua DPRD atas nama Budiono sebagai pimpinan DPRD Balikpapan nomor 82/X/DPC.13.06IX/2020 tanggal 13 november,” kata Sabaruddin.

Sabaruddin mengucapkan terimakasih atas sumbangsihnya selama ini sebagai anggota DPRD dan Pimpinan DPRD.

Calon Anggota DPRD Balikpapan Pantun Gultom

Sekedar diketahui proses PAW Pantun Gultom, DPRD Balikpapan sudah mengirimkan surat kepada KPU Balikpapan pada 27 November 2020 lalu. Surat itu dalam rangka meminta keterangan siapa penggantinya yakni Pantun Gultom nomor urut dua Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Selatan di bawa Thohari Aziz dengan perolehan suara sekitar 800 pada Pileg 2019 lalu. Dalam proses ini, KPU Balikpapan telah mengundang Pantun Gultom untuk menyerahkan berbagai persyaratan.

“Memastikan beliau masih sehat walafiat, perbaiki SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dulunya jadi caleg sekarang SKCK diganti untuk keperluan PAW, surat pengadilan sudah. Ketika itu sudah memenuhi syarat maka KPU membalas surat ke dewan kemudian dewan menindaklanjuti dengan bersurat ke Gubernur lewat Wali Kota lalu keluarlah SK Gubernur,” ujar Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terkini