by

Rizal: Perusda Itu Sulit Berkembang Sebab Usaha Perintis

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menanggapi kontribusi Perusahaan Daerah (Perusda) ke Pemerintah Kota Balikpapan selama ini hanya Rp 20 juta. 

“Perusda  ini masih ada masalah, sebenarnya kita mau fokuskan lahan di Kawasan  Industri Karingau (KIK) karena sertifikatnya belum keluar jadi belum bisa dijadikan penyertaan modal, mudah-mudahan ini sudah keluar sertifikatnya, supaya bisa melakukan kerjasama dengan pihak investor di kawasan KIK,” kata Wali Kota Rizal Effendi, di  ruang VIP Pemkot Balikpapan, pada Kamis (28/1/2021).

“Cuma sektor usaha Perusda terbatas, Perusda diadakan kalau  ada usaha yang tidak bisa dirintis oleh swasta. Kalau usaha sudah dirintis oleh swasta, Perusda tidak bisa masuk ke situ. Itulah Perusda kenapa tidak bisa berkembang selama ini. Kalau sebelumnya lahan di Kariangau itu sudah bersertifikat Perusda sudah lebih maksimal. Sayangnya baru saja selesai surat sertifikatnya berarti tahun depan baru bisa dijalankan kembali,” terangnya,

Rizal mengungkapkan, untuk tahun ini, penyertaan modalnya tidak ada sehingga Pemkot hanya membantu karena Perusda dibebani kegiatan yang sebenarnya tidak terlalu menguntungkan seperti pengoperasian bus pelajar karena hanya membantu pelajar jadi tidak ada keuntungannya.

“Memang tidak gampang Perusda itu  kalau sektor tersebut sudah ditangani oleh swasta, sebaiknya Perusda jangan masuk sebab Perusda itu sebagai usaha perintis, atau usaha tertentu yang bisa membantu PAD tetapi tidak gampang lagi sektornya, karena  hampir semua usaha sudah ditangani swasta,” akunya.

“Pada waktu itu kita mau menugaskan Perusda di KIK dengan modal lahan 100 hektar lebih, sayangnya proses lahanya baru selesai saat ini. Untuk penyerahan lahannya ke Perusda masih kita proses. Usaha Perusda terakhir kan properti yang dikerjasamakan dengan pengembang. Jangankan Perusda pengembang lainya aja terhenti. Yang lainya memang tidak ada usaha, memang tidak gampang apalagi kondisi  saat ini. Saya kira kondisi Perusda hampir sama di seluruh Indonesia karena bidang usahanya  terbatas. Jadi  kalau Perusda tidak banyak berkontribusi memang begitula kondisinya,” tutup Wali Kota Balikpapan dua periode ini.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

481 views

Berita terkini