by

Sayid Fadli Layak Maju Pilkada, Sukses Berpasangan dengan RM saat Walikota Rizal Maju Pilgub Kaltim

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Beberapa nama bakal calon walikota Balikpapan telah bermunculan untuk bertarung di Pilkada 2020. Namun ada satu nama yang luput dari pemberitaan media yang layak bertarung di Pilkada yakni Sayid MN Fadli. Beliau memang jarang terekspos dalam kegiatan partai politik sebab beliau merupakan PNS aktif yang tidak boleh melakukan kegiatan politik praktis sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.
Beberapa kalangan menilai Sayid Fadli yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan sangat layak menjadi bakal calon wakil walikota. Sebagai Sekda, Sayid Fadli dianggap paling mengetahui kondisi pemerintahan dan persoalan kota Balikpapan yang perlu dibenahi, termasuk kebutuhan pembangunan dan kinerja PNS sehingga dapat mempermudah kinerja walikota. Bahkan, Sayid Fadli diharapkan mampu mengadobsi kinerja mantan Walikota Imdaad Hamid yang juga mantan Sekda Kota Balikpapan.
Sebenarnya Sayid MN Fadli sudah pernah berpasangan dengan Rahmad Mas’ud memimpin Kota Balikpapan ketika Wali Kota Rizal Effendi bertarung di Pilgub Kaltim 2018 mendampingi Sofyan Hasdam.
Waktu itu Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud naik pangkat menjadi pelaksana tugas (plt) wali kota dan otomatis Sekda Sayid MN Fadli harus memberikan dukungan terhadap kinerja Rahmad Mas’ud.
Rahmad Mas’ud dan Sayid MN Fadli disebut-sebut sebagai pasangan serasi untuk memimpin Kota Balikpapan. Fadli cukup berpengalaman dalam menata birokrasi. Sedangkan Rahmad cukup berpengalaman sebagai pengusaha, sehingga dianggap mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Pak Rahmad punya pengalaman sebagai pengusaha dan Pak Fadli berpengalaman sebagai birokrat,” kata pengusaha properti Hendra Afriyanto, kepada suarabalikpapan.com, lewat ponselnya, Jumat (31/07/2020) malam.

Bahkan, Hendra menilai saat ditinggal empat bulan oleh Walikota Rizal Effendi sebagai calon wakil gubernur Rahmad-Fadli tidak menemui kendala dalam memimpin pemerintahan di Balikpapan.
Menurutnya kolaborasi Rahmad-Fadli sangat baik. Tinggal bagaimana keduanya mampu membangun komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melaksanakan roda pemerintahan.
“Keduanya bagus kok. Apalagi, Pak Fadli sudah banyak menyerap ilmu dari Pak Tjutjup, Pak Imdaad, hingga Pak Rizal. Bahkan sampai masa jabatan berakhir Pak Rizal nggak mau ganti Pak Fadli sebagai sekda walaupun sudah didesak beberapa kalangan. Saya kira apabila Pak Fadli jadi wakil walikota akan sangat membantu dan memudahkan kinerja dari walikota,” tutur pria yang telah menetap di Jakarta ini.
Selain itu, kata Hendra, selama walikota mampu membangun komunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan anggota DPRD selaku mitra kerja maka roda pemerintahan dan pembangunan di Balikpapan pasti berjalan lancar.
“Makanya, saya sarankan kepada Pak Rahmad apabila terpilih nanti agar memperkuat komunikasi dengan Forkopimda untuk menjaga kota Balikpapan tetap kondusif supaya pembangunannya berjalan lancar,” tandasnya.
Menurutnya, apabila Sayid Fadli tidak memiliki peluang menjadi bakal calon wakil walikota, Hendra menyarankan kepada Rahmad Mas’ud agar Sayid Fadli yang akan pensiun tahun 2022 diangkat menjadi konsultan pemerintah atau kader partai sehingga masih bisa membantu kinerja walikota untuk pembangunan kota Balikpapan.
“Sayang ilmu dan pengalaman pak Fadli di pemerintahan tidak dimanfaatkan untuk pembangunan Kota Balikpapan setelah pensiun,” ujar Hendra.(sb-01)

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed