by

Semua Fraksi DPRD Balikpapan Setuju Perubahan APBD 2020 Disahkan Menjadi Perda


BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan tahun anggaran (TA) 2020 akhirnya disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh enam Fraksi di DPRD Balikpapan, pada Rapat Paripurna virtual, Rabu (16/09/2020). Rapat paripurna dihadiri oleh Ketua DPRD Abdulloh didampingi Wakil Ketua Sabaruddin Panrecalle, Subari, Sekretaris DPRD Abdul Azis dan anggota DPRD di ruang rapat gabungan fraksi lantai 2 gedung parlemen Balikpapan. Sedangkan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Sayid MN Fadli, Assisten Bidang Ekobangkesra Muhammad Noor, dan kepala BPKAD Madram Muchyar mengikuti secara virtual di Ruang VIP Kantor Walikota Balikpapan.
Persetujuan itu disampaikan dalam pandangan akhir fraksi-fraksi melalui juru bicaranya masing-masing, yaitu Fraksi Golkar Andi Arif Agung, Fraksi PDI Perjuangan include PKB H Haris, Fraksi Gerindra Aminuddin, Fraksi PKS Hasanuddin, Fraksi Demokrat Asrori dan Fraksi Gabungan Captain Umar Hatta.

Wali Kota Rizal Effendi didampingi Sekda Sayid MN Fadli, para asisten dan pimpinan OPD mengikuti pandangan fraksi DPRD Balikpapan

Meski semua fraksi di DPRD Balikpapan setuju dengan Raperda Perubahan APBD tersebut, namun tetap disertai beberapa catatan. Diantaranya meminta anggaran perubahan konsentrasi untuk penanganan pandemi Covid-19. Termasuk penyerapan anggaran agar segera direalisasikan sebelum akhir tahun.
Terkait kegiatan usaha agar dibuka kembali. Begitu juga dengan pemberlakukan jam malam agar ditinjau ulang, karena berdampak bagi pelaku ekonomi. Kemudian persoalan banjir. Kendati demikian sejumlah fraksi mengapresiasi kepada Pemkot Balikpapan terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan sistem pengendalian pajak maupun distribusi daerah yang berbasis online.
Mengenai Silpa para wakil rakyat ini meminta dimasa pandemi Covid-19 agar bisa diberikan situmulus kepada masyarakat Balikpapan termasuk insentif bagi pelaku UMKM.
Ketua DPRD Abdulloh dalam sambutannya mengatakan, APBD Perubahan 2020 setelah pandangan fraksi akan dilakukan evaluasi oleh Gubernur Kalimantan Timur.
Sementara itu, Wali Kota Rizal Effendi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPRD Kota Balikpapan atas dukungan dan apresiasinya sehingga Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 ini dapat diselesaikan dan disahkan menjadi peraturan daerah (Perda).⠀⠀
Setelah itu diadakan penandatanganan kesepakatan bersama antara DPRD dengan Wali Kota terhadap Raperda Kota Balikpapan tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.(sb-03)⠀
banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed