by

Soal Dualisme Pengelolaan Pasar Desa Simpang Pait, Sekda : Seharusnya Pengurus Baru Mengakomodasi Pengurus Lama

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Pasar Roya Bayu , di Desa Simpang Pait, Kecamatan Long Ikis  terjadi dualisme pengelola. Yakni  berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pemerintah Kecamatan Long Ikis yang diterbitkan  2012 yang telah dicabut SK-nya oleh Pemerintah Kabupaten Paser 2016 lalu.

Kemudian pada tahun 2020 hasil pertemuan antara pihak Kecamatan Long Ikis dan Disperindagkop Kabupaten Paser menyepakati pengelolaan pasar tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Simpang Pait.

“Kami sudah terbitkan keputusan yang telah kami koordinasikan dengan Disperindagkop Kabupaten Paser. Kami memutuskan agar pengelolaan Pasar Roya Bayu diserahkan kepada Pemerintahan Desa Simpang Pait Kecamatan Long Ikis,” kata Camat Long Ikis, Lukman Darma, usai rapat di Kantor Bupati Paser, Jumat (19/3/2021)

Ia menegaskan, pengelolaan pasar tersebut terjadi dualisme, namun ia menilai pengelola yang lama ilegal. Sebab pihak Pemerintah Kecamatan Long Ikis dan Pemkab Paser telah menyepakati pengelolaanya  diserahkan kepada Pemerintahan Desa Simpang Pait  2020 lalu.

“Kami hanya menganggap legal penarikan retribusi oleh pengelola pasar berdasarkan  SK yang baru diterbitkan  tahun 2020. Jika pengurus lama masih menarik retribusi kepada pedagang, kami sarankan dilaporkan kepada pihak yang berwenang,” pintanya.

Mukhtar Kuasa Hukum Ketua Pengelola Pasar, Ahmad Sahli, mengatakan bahwa, pihaknya menginginkan agar SK yang diterbitkan Camat Long Ikis tentang pergantian kepengurusan pengelolaan pasar agar ditinjau kembali. Sebab pembentukan kepengurusan tersebut tidak melibatkan pengurus pasar yang lama sehingga terkesan sepihak dalam pembentukan pengelola pasar yang baru.

“Seharusnya pimpinan di kecamatan atau pun di daerah ini menggunakan cara yang baik, di undang lah para pengurus pasar yang lama untuk pembentukan pengurusan yang baru. Tapi pada kenyataannya mereka membentuk kepengurusan yang baru kami tidak dilibatkan sama sekali, di sini kami merasa kecewa dengan keputusan itu,” keluhnya.

Iapun menegaskan, dengan adanya SK kepengurusan yang baru ini, para pedagang di Pasar Roya Bayu, Desa Simpang Pait, Kecamatan Long Ikis telah membuat surat penolakan pergantian pengelola, dikarenakan para pedagang sudah merasa nyaman dengan  pengelola yang lama.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Paser, Katsul Wijaya, mengatakan, sesuai hasil mediasi antara pemerintah daerah dengan pengelolaan pasar, bahwa pengelola pasar yang baru harus mengakomodasi pengurus pasar lama untuk masuk dalam kepengurusan pasar yang baru.

“Jadi pengurus pasar yang baru mengakomodasi pengurus yang lama supaya tidak ada kesenjangan yang dapat menyebabkan konflik di lapangan,” ujar Sekda Katsul Wijaya.(sb-06)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

463 views

Berita terkini