by

Syukri : Kebijakan Kaltim Silent Perlu Dievaluasi

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com- Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM maupun Kaltim silent di Kaltim telah berjalan dengan baik, tetapi masih menuai pro dan kontra di masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Syukri Wahid mengatakan, memang PPKM ini sudah berjalan, pada tahap kedua jauh lebih longgar dari PPKM yang diajukan dari pusat contoh pembatasan PPKM tahap kedua di Balikpapan sampai pukul 22.00 wita

“Kalau kita ikut instruksi ke Kemendagri yang baru  yang baru keluar itu pembatasannya sampai jam 20.00 wita. Sedangkan untuk Kaltim silent perlu dievaluasi, perlu memanggil stakeholder yang ada, apakah gol dari pembatasan Sabtu dan Minggu itu implikasinya penurunan Covid-19 dan kemudian bisa menekan laju penularan itu kita harus tanya dulu,” kata Syukri kepada awak media, Senin (8/2/2021).

“Kalau hal tersebut tidak berhasil jangan sampai kita salah sasaran yang kedua dampak dari ketahanan ekonomi UMKM masyarakat kita yang pekerja harian, kalau tidak bekerja tidak mendapatkan upah. Itu yang perlu kita evaluasi, jangan sampai mematikan pendapatan mereka, yang intinya kita harus mencari data pemberlakuan ini dengan indicator-indikator  tadi,” katanya.

“Publik juga harus mengetahui bahwa angka kematian kita di atas nasional dan angka penurunan kita juga di atas nasional ini kan sudah jadi zona merah, sedangkan kita ingin menekan penularan ini. Jadi mau tidak mau kita apresiasi dulu kebijakan ini kan untuk menekan laju penularan Covid-19. Tapi kalau kebijakan ini tidak tercapai, ini yang saya pertanyakan alangkah baiknya kita juga evaluasi,” pungkasnya.(sb-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

31 views

Berita terkini