by

Waduk Wain Km 13, Primadona Baru Objek Wisata Balikpapan

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Sebuah waduk berwarna biru menjadi objek wisata menarik di Balikpapan. Saat hari libur waduk ini kerap dikunjungi warga untuk berenang maupun memancing serta berselfieria.
“Lokasi waduk ini di kawasan poros Balikpapan-Samarinda masuk Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Km 13 dari Balikpapan sebelah kiri,” kata Eddy Junaidy yang memposting objek wisata tersebut lewat akun facebook (fb), Jumat (31/07/2020).
Eddy mengungkapkan, waduknya cukup menarik sebab berwarna biru dan terdapat tanaman langka khas Kalimantan yakni karamunting.
“Pengunjungnya banyak, airnya berwarna serta ada tanaman langka karamunting,” kata Eddy dalam unggahan videonya.

Para pengunjung sedang berenang di Waduk Wain.(foto:istimewa)

Postingan Eddy Junaidi tersebut mendapat tanggapan dari beberapa netizen. Mereka khawatir waduk itu tidak aman untuk berenang.
“Bekas galian tambang kok banyak anak-anak main di situ dibiarkan? Sudah banyak korban tenggelam. Sebaiknya tidak turun berenang lebih berhati-hati,” kata Mico L’Xander.
Hal senada diungkapkan Aditt, ia mengatakan waduk tersebut sudah cukup lama dan sudah ada korban meninggal dunia.
“Danau Pertalite, sudah lama ini dulu tiap minggu sore pasti berenangan di sini cuma selama habis ada korban jiwa jadi sepi sekarang,” ujar Aditt.
Sementara itu, Abu Usamah mengatakan, danau itu bukan bekas tambang tetapi proyek waduk. “Itu proyek waduk ga selesai bukan bekas kalian tambang,” kata Usamah.
Menurut Ali Topann lewat google maps waduk tersebut merupakan Bendungan Sungai Wain dekat Karang Joang, Balikpapan Utara.
Dari penelusuran suarabalikpapan.com, postingan Eddy Junaidi ini merupakan proyek Waduk Wain terletak di Km 13, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat.
Pembangunan proyek ini menggunakan dana APBN dan APBD Provinsi Kaltim 2015.(foto:istimewa)

Waduk ini ternyata proyek gagal yang rencananya menjadi sumber air baku untuk masyarakat Balikpapan yang dikelola oleh PDAM Balikpapan.
Proyek tersebut dimulai 2011 lalu namun terhenti alias mangkrak. Anggaran untuk pembangunan proyek waduk tersebut, sudah diketuk dalam APBN 2015 sebesar Rp290 miliar, dan APBD Provinsi Kalimantan Timur 2015 sebesar Rp340 miliar. Progres pembangunan proyek baru sekira 1 persen. Sudah 5 tahun proyek ini tidak dilanjutkan alias mangkrak sehingga telah memakan korban jiwa 1 orang.
Proyek Waduk Wain merupakan proyek Multi Years Contract (MYC) yang diduga terjadi gratifikasi atau suap oleh anggota DPRD Provinsi Kaltim senilai Rp8 miliar dan saat ini sedang diproses oleh Kejati Kaltim.(sb-01)
banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed