by

Wisuda Uniba Dihadiri Dua Kepala Daerah, Rizal Berharap Pembangunan IKN Banyak Diisi Putera Daerah

AKRAB:Wali Kota Rizal Effendi dan Bupati Kota Baru Sayed Jafar Al Idrus berfoto bersama di sela-sela Rapat Terbuka Senat Uniba Wisuda Program Diploma IV, Sarjana dan Pascasarjana di Dome.

BALIKPAPAN-Sebanyak 1.298 sarjana Universitas Balikpapan (Uniba) dilakukan wisuda di gedung Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) Dome, Selasa (22/10/2019). Hadir dalam acara wisuda dua kepala daerah yakni Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Bupati Kota Baru Kalimantan Selatan, Sayed Jafar Al Idrus dan istri, anggota DPRD Balikpapan Mieke Henny, Ketua Badan Pembina Yapenti DWK yang menaungi Uniba, Rendi Susiswo Ismail, Ketua Yapenti DWK Mulyadi, Rektor Uniba Piatur Pangaribuan beserta civitas akademika Uniba.
Wali Kota Rizal Effendi dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Uniba selaku perguruan tinggi terbaik di Kalimantan.
“Terima kasih kepada pak Rendi pak Piatur beserta civitas akademika yang telah membesarkan Uniba. Saya kira sangat membanggakan Balikpapan,” kata Rizal Effendi.
Pada kesempatan tersebut Rizal kembali menegaskan peran Balikpapan sebagai kota penyangga Ibukota Negara (IKN).
“Balikpapan memiliki posisi strategis saat pembangunan IKN. Semua pergerakan distribusi barang semua melalui Balikpapan. Makanya saya pernah bilang kepada pak Wapres dan Kepala Bappenas sebelum IKN dibangun Balikpapan dulu yang harus dibangun,” kata Rizal.
Diakui Rizal pembangunan IKN ada plus dan minusnya buat Balikpapan, plusnya ekonomi meningkat tapi minusnya akan terjadi ledakan penduduk.
“Makanya saya berharap kepada pemerintah pusat agar memberikan perhatian lebih kepada seluruh perguruan tinggi di Balikpapan. Soalnya pembangunan IKN semuanya menggunakan konsep smart city atau serba digitalisasi,” terang istri dari Hj Arita ini.
Ia juga berharap pembangunan IKN banyak diisi oleh anak-anak Kalimantan terutama lulusan Uniba.
“Untuk itu saya berharap Uniba menghasilkan lulusan yang kreatif, inovatif serta jauh dari narkoba,” pungkasnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Budi Sujatmiko dalam orasi ilmiah dihadapan ribuan wisudawan dan para tamu. Ia menilai IKN akan memberikan dampak secara signifikan terhadap sejumlah sektor di Balikpapan.
“Jadi kalau dulu orang dari Kaltim mudik ke Jawa, Sulawesi atau Sumatera. Tapi kedepan sebaliknya orang-orang dari Jawa, Sulawesi dan Sumatera mudik ke Kaltim,” katanya.
Selain itu, akan berdampak pada meningkatnya jumlah mahasiswa pada perguruan tinggi.
“Mungkin mahasiswa Uniba sekarang hanya 7.000 tapi dengan IKN meningkat menjadi 20.000,” katanya.
Budi menyarankan kepada pihak yayasan agar kedepan Uniba membuka program studi (prodi) yang lulusanya bisa langsung diterima di pasar kerja.
“Jangan sampai Uniba membuka prodi yang pasar kerjanya banyak di PHK,” tandasnya.
Usai prosesi wisuda dilakukan penandatangan MoU antara Uniba bersama Perusahaan Percetakan Negara dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal.(sb-02).

banner 728x90

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed