Provinsi Kaltim

400 Koperasi Desa di Kaltim Siap Bertransformasi Jadi Koperasi Merah Putih pada Juli 2025

51
×

400 Koperasi Desa di Kaltim Siap Bertransformasi Jadi Koperasi Merah Putih pada Juli 2025

Share this article
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji

SAMARINDA,suarabalikpapan,com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mempersiapkan transformasi besar dalam sektor koperasi. Sebanyak 400 koperasi yang tersebar di desa-desa Kaltim akan bertransformasi menjadi Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan (Kopdeskel Merah Putih).
Peluncuran resmi program ini dijadwalkan berlangsung serentak secara nasional pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menjelaskan bahwa Pemprov Kaltim telah menyusun tahapan persiapan, termasuk pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) yang akan digelar pada 24 Mei 2025. Agenda ini menjadi forum finalisasi perubahan bentuk koperasi secara menyeluruh.
“Sebanyak 400 koperasi desa sudah siap untuk bertransformasi. Kita akan melaksanakan Musdes untuk memfinalisasi perubahan ini,” ujar Seno di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/5/2025).
Musyawarah ini juga akan melibatkan kepala desa, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ariza Patria, serta Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop) Ferry Juliantono.
Untuk mempercepat proses legalisasi, Pemprov Kaltim telah menggandeng pemerintah kabupaten/kota dan sejumlah notaris, yang telah sepakat menetapkan biaya pengurusan akta koperasi sebesar Rp 2,5 juta per koperasi.
Seno menegaskan bahwa koperasi-koperasi ini nantinya akan diberi mandat untuk mengelola aset desa secara mandiri, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami akan mendorong koperasi ini untuk mengelola aset desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sebagai bagian dari dukungan pemerintah, setiap Koperasi Merah Putih akan menerima modal awal sebesar Rp 3 miliar dalam bentuk pinjaman berbunga rendah. Dana ini ditujukan untuk mendukung kegiatan usaha koperasi, khususnya dalam sektor ketahanan pangan.
“Diharapkan koperasi ini nantinya mampu berperan dalam menjaga ketahanan pangan di desa masing-masing,” pungkas Seno.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *