DPRD Kaltim

Reses Yenni Eviliana, Usulan Warga Mulai Bantuan Alat UMKM hingga Pembangunan Masjid

694
×

Reses Yenni Eviliana, Usulan Warga Mulai Bantuan Alat UMKM hingga Pembangunan Masjid

Share this article
Anggota DPRD Kaltim, Yenni Eviliana berfoto bersama peserta reses

TANA PASER,suarabalikpapan.com-Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yenni Eviliana dari Fraksi PKB menggelar reses Masa Sidang II/2021 dengan menerapkan protokol Kesehatan (prokes) ketat 7-14 Juli 2021. Yenni melakukan reses di 15 titik di Kecamatan Tanah Grogot dan Kecamatan Batu Sopang.

Pada Sabtu (10/7/2021) Yenni melakukan reses di UMKM Kabupaten Paser dan Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot. Yenni mengatakan, dari hasil reses tersebut warga mengusulkan bantuan alat UMKM, serta perbaikan drainase, pembangunan masjid, mobil ambulans serta pembangunan pos pelayanan terpadu (posyandu).

“Setelah kami masuk ke Desa Tapis. Kami pikir desa ini maju, karena dekat dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Paser, namun ternyata ketinggalan dengan desa-desa di pelosok Paser. Mereka tidak punya gedung serba guna, tidak punya ambulan, tidak punya masjid yang besar, tidak punya posyandu sehingga menggunakan teras rumah RT. Selain itu drainase tidak layak  karena sering terjadi banjir, ” ujar Yeni.

Lanjut Yeni, dari semua aspirasi masyarakat di beberapa titik ini yang kami serap telah kami tampung dan menjadi dasar untuk kami perjuangkan aspirasi tersebut ke DPRD Provinsi Kaltim.

Yeni menambahkan, dari hasil reses sebelumnya pada beberapa desa di 10 Kecamatan di Kabupaten Paser sudah banyak aspirasi masyarakat yang ia serap terealisasi. Seperti bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), perbaikan jalan desa, hibah pembelian lahan pemakaman, pembangunan jembatan penghubung antar desa, pemberian tandon untuk menampung air bersih serta pembangunan embung desa.

“Sedangkan untuk aspirasi yang disampaikan dalam reses kali ini , kami akan  tampung untuk dijadikan pokok-pokok pikiran (pokir) yang nantinya akan direalisasikan pada tahun 2023 dan kita masukan ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)  lalu kami anggarkan melalui APBD Provinsi Kaltim 2023 terutama usulan-usulan yang menjadi skala prioritas,”pungkasnya.(sb-06)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *