Olahraga

BMSC Gelar Syukuran Juara Umum Renang di Samarinda, Berharap Balikpapan Miliki Venue Latihan untuk Atlet

286
×

BMSC Gelar Syukuran Juara Umum Renang di Samarinda, Berharap Balikpapan Miliki Venue Latihan untuk Atlet

Share this article
Para atlet BMSC berfoto bersama usai menerima medali pada Kejuaraan Renang Kelompok Umur Samarinda Open Kalimantan dan Sulawesi di Kolam Renang GOR Segiri Samarinda

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Kebahagiaan terlihat di wajah pengurus  Beruang Madu Swimming Club (BMSC) dan para orangtua atlet renang dalam acara syukuran, di area Kolam Renang Mulawarman Jalan MT Haryono, Balikpapan, Rabu (22/12/2021) malam. Syukuran itu digelar untuk merayakan juara umum dalam Kejuaraan Renang Kelompok Umur Samarinda Open Kalimantan dan Sulawesi yang berlangsung di Kolam Renang Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda, 17-18 Desember 2021.

Hadir dalam syukuran tersebut Ketua BMSC Riko Oktavianto, penasehat BMSC RM Prihono, para pelatih BMSC, Ketua Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Balikpapan Ali Bausat dan para atlet BMSC. Dalam kejuaraan renang tersebut BMSC berhasil meraih 90 medali meliputi 31 emas, 25 perak dan 34 perunggu.

“Saya selaku ketua BMSC merasa bangga dan berterima kasih kepada orang tua, atlet, pelatih serta seluruh yang terlibat dalam kejuaraan renang ini di Samarinda sehingga BMSC berhasil keluar sebagai juara umum,” ujar Ketua BMSC Riko Oktavianto dalam sambutanya.

Di sela-sela syukuran Riko menjelaskan sejak terbentuk 24 Oktober 2012 lalu jumlah atlet renang yang bergabung di BMSC kurang lebih 300 dan telah menghasilkan prestasi tingkat daerah dan nasional.

“Kedepan saya berharap Pemkot Balikpapan mampu menyediakan kolam renang berstandar nasional bagi para atlet di Balikpapan untuk mereka latihan karena sampai saat ini banyak atlet renang Balikpapan telah mengharumkan nama Balikpapan pada kejuaraan renang tingkat daerah dan nasional namun harus membayar kolam renang untuk Latihan,” jelasnya.

Ia juga berharap suatu hari atlet-atlet BMSC ada yang berlaga pada kejuaraan tingkat nasional dan internasional. “Untuk itu saya berharap ada support dari pemerintah daerah, terutama infrastruktur khususnya kolam renang,” harap Riko.

Ketua BMSC Riko Oktavianto (paling kiri) berfoto bersama usai meraih juara umum Kejuaraan Renang Kelompok Umur Samarinda Open Kalimantan dan Sulawesi di Kolam Renang GOR Segiri Samarinda

Hal senada diungkapkan Ketua Pengcab PRSI Balikpapan Ali Bausat, ia mengaku, salah satu kendala para atlet untuk berlatih setiap hari yaitu tidak adanya kolam renang sebab harus menyewa. “Nggak usah terlalu mewah yang penting ada kolamnya, ruang ganti serta cafétaria karena setiap atlet yang berlatih butuh minum dan konsumsi,” ujar Ali.

Diakuinya cabor renang selalu menyumbangkan medali emas terbanyak untuk Balikpapan pada setiap penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim.Seperti yang diraih saat Porprov VI Kaltim 2018 lalu di Kutai Timur. Kontingen renang Kota Minyak berhasil mempersembahkan 19 medali emas. Hasil tersebut juga menjadikan Balikpapan sebagai barometer cabor renang. Hanya saja prestasi yang gemilang tersebut tak dibarengi dengan ketersediaan venue latihan.

“Olahraga renang ini sangat diminati masyarakat. Jadi apabila Pemkot membangun kolam renang bukan hanya digunakan para atlet untuk berlatih. Tapi bisa disewakan oleh masyarakat umum sehingga menghasilkan PAD sebab masyarakat yang berenang jumlahnya mencapai ratusan setiap hari,” terangnya.

Ali menambahkan, untuk pembangunan kolam renang di Balikpapan sudah ada Detail Engineering Design (DED) 2012 lalu namun sampai saat ini belum terealisasi tepatnya di belakang Gedung Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) Dome. “Saya berharap suatu hari Balikpapan bisa menggelar kejuaraan nasional renang yang bisa menghadirkan ribuan tamu dan atlet renang se-Indonesia,” harap Ali.

Ketua BMSC Riko Oktavianto (paling kanan) dan Ketua PRSI Balikpapan Ali Bausat (paling kiri) berfoto bersama atlet peraih medali kejuaraan renang di Samarinda saat acara syukuran, di area Kolam Renang Mulawarman Jalan MT Haryono

Saat ini, banyak atlet renang Balikpapan berlatih berpindah-pindah kolam renang, diantaranya Kolam Renang Banua Patra, Balikpapan Baru, Palm Court, Wika serta Mulawarman. Balikpapan pernah memiliki atlet renang Ignatius Budi Utomo yang meraih medali emas nomor estafet beregu SEA Games 2013 di Manila, Philipina.

Sekadar diketahui untuk pembangunan kolam renang ukuran standard sekira 50 meter X 25 meter dengan jumlah lintasan 8 hingga 10. Saat ini sejumlah daerah di Kaltim yang telah memiliki kolam renang berukuran standar untuk kejuaaran yaitu Samarinda, Bontang dan Berau.(sb-01)

Berikut 10 Besar Kejuaraan Renang Kelompok Umur Samarinda Open Kalimantan dan Sulawesi:

  • Beruang Madu Swimming Club Balikpapan (31 Emas, 25 Perak, 34 Perunggu)
  • Tanah Paser Swimming Club Paser (16 Emas, 20 Perak, 19 Perunggu)
  • Green Taruna Swimming Club Balikpapan (15 Emas, 18 Perak, 8 Perunggu)
  • Borneo  Swimming Club Balikpapan (14 Emas, 7 Perak, 9 Perunggu)
  • Mulawarman Aquatic Balikpapan (12 Emas, 20 Perak, 28 Perunggu)
  • Samarinda Swimming Club Samarinda (12 Emas, 9 Perak, 5 Perunggu)
  • Mahkota Raja Swimming Club Kukar (7 Emas, 8 Perak, 4 Perunggu)
  • PR Manuntung Balikpapan (7 Emas, 4 Perak, 3 Perunggu)
  • Bunga Bangsa Swimming Club Samarinda (7 Emas,2 Perak,2 Perunggu)
  • PR UPMS Balikpapan (6 Emas,1 Perak,5 Perunggu)

Sumber : Panitia Pelaksana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *