
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Banjir kembali melanda beberapa desa di wilayah Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, pada Sabtu (15/1/2022) akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser Salman mengatakan, pihaknya bersama sejumlah unsur Muspida Longkali pada Minggu (16/1/2022) telah melakukan peninjauan 11 rumah yang terendam banjir. “Kami sempat melakukan peninjauan di lokasi, sudah terdapat beberapa rumah warga yang terendam banjir. Semoga saja curah hujan tidak tinggi, sehingga debit air tidak semakin tinggi,” kata Salman, kepada media ini, pada Senin (17/1/2021).
Menurutnya, banjir tersebut merupakan kiriman dari Desa Muara Toyu Kecamatan Longkali. “Banjir awalnya dari Muara Toyu sejak hari Sabtu, tapi tidak sempat besar akhirnya surut,” ucapnya. Salman mengaku, belum menurunkan tim evakuasi. Namun untuk sementara tim evakuasi telah disiagakan di BPBD Paser. Sembari menunggu perkembangan banjir diwilayah Kecamatan Longkali.
Sementara itu, Camat Longkali Pujiono mengatakan, banjir yang terjadi saat ini tidak sebesar pada musibah banjir di bulan Oktober lalu. Sehingga tidak menghambat aktifitas warga di Kecamatan Longkali. “Untuk Long Kali informasinya banjir tapi nggak sebesar bulan Oktober kemarin masyarakat masih bisa beraktifitas seperti biasa. Kondisi seperti ini menurut warga Long Kali sudah sering,” ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Desa Sebakung Bahri saat dikonfirmasi mengatakan menjelang sore hari, kondisi air semakin tinggi bahkan jalan menuju Desa Sebakung Kecamatan Long Kali sudah terendam air dengan ketinggian mencapai 50 Cm. Namun banjir saat ini memang tidak sebesar tahun lalu. Saat ini sudah terdapat 30 rumah di Desa Sebakung yang terendam banjir dan terdapat 7 KK yang sudah mengungsi. “Rumah yang sudah mulai terendam ada sekitar 30 rumah dan ada 7 KK yang sudah mengungsi rumah kerabatnya. Karena rumahnya sudah kemasukan air,” pungkasnya.(sb-06)












