Kota Balikpapan

Covid Melandai, MUI Keluarkan Fatwa Salat Jamaah Kembali Merapatkan dan Meluruskan Saf

168
×

Covid Melandai, MUI Keluarkan Fatwa Salat Jamaah Kembali Merapatkan dan Meluruskan Saf

Share this article
Ketua Komisi Dewan Dakwah MUI Kota Balikpapan Ustad Ahmad Rosyidi

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa merapatkan saf saat salat berjamaah menyusul melandainya kasus Covid-19.

Ketua Komisi Dewan Dakwah MUI Kota Balikpapan, Ustad Ahmad Rosyidi menjelaskan, fatwa MUI tersebut tentang  Pelaksanaan Ibadah Dalam Masa Pandemi Nomor Kep-28/DP-MUI/III/2022 yang diteken Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dan Sekjen Amirsyah Tambunan 10 Maret 2022.

“Jadi salah satu fatwa yang dikeluarkan MUI adalah terkait merapatkan shaf saat salat berjamaah sehingga merenggangkan saf saat salat sudah hilang,” kata Ustad Ahmad Rosyidi, kepada media ini, lewat ponselnya, Selasa (22/3/2022).

Ustad Rosyidi menjelaskan, sebelumnya fatwa tentang kebolehan perenggangan saf ketika salat merupakan rukhshah atau dispensasi karena ada udzur mencegah penularan wabah. “Dengan melandainya kasus serta adanya pelonggaran aktifitas sosial, termasuk aturan jaga jarak di dalam aktifitas publik, maka udzur yang menjadi dasar adanya dispensasi sudah hilang,” terangnya.

Menurutnya, pelaksanaan salat jamaah dilaksanakan kembali ke hukum asal yaitu dengan merapatkan dan meluruskan saf sebab meluruskan dan merapatkan saf pada salat berjamaah merupakan keutamaan dan kesempurnaan berjamaah.

Selain itu, MUI juga mengeluarkan fatwa terkait salat Jumat yang kembali diwajibkan. Sementara ibadah salat tarawih dan salat Ied di masjid diperbolehkan saat Ramadan tahun ini. “Umat Islam wajib menyelenggarakan salat Jumat dan boleh menyelenggarakan aktifitas ibadah yang melibatkan orang banyak dengan tetap menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19,” ujarnya.

Ustad Rosyidi juga mengimbau kepada umat Islam untuk memperbanyak ibadah sebab bulan Ramadan sebentar lagi tiba dengan menyiapkan diri secara lahir dan batin. “Marilah kita mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir, memperbanyak salawat, sedekah, serta senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya khususnya dari wabah Covid-19,” pungkasnya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *