
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com- Ketua Fraksi Demokrat DPRD Balikpapan, Mieke Henny menggelar reses Masa Sidang II/2022, di Halaman Kantor DPC Partai Demokrat Kota Balikpapan, Jalan Marsma R Iswahyudi, RT 24 Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, Selasa (21/06/2022) malam.
Dalam reses kali ini, Mieke Henny yang saat ini duduk di Komisi III Bidang Pembangunan, Lingkungan Hidup dan Perhubungan didampingi oleh Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan Denny Mappa, Camat Balikpapan Selatan Heru Ressandy, Lurah Damai Bahagia Junaidi serta Wakil Ketua DPD LPM Kota Balikpapan Hadi Suwito.
Jumlah peserta reses yang hadir membeludak sehingga tenda yang disiapkan tidak bisa lagi menampung konstituen calon Sekretaris DPC Partai Demokrat Balikpapan ini yang terdiri dari ketua-ketua LPM dan ketua-ketua RT di wilayah Balikpapan Selatan.
Mayoritas usulan warga terkait perbaikan infrastruktur. Diantaranya usulan Ketua RT 48 Sepinggan Santi yang mengusulkan perbaikan jalan lingkungan, Ketua RT 12 Sungai Nangka juga tentang perbaikan jalan lingkungan dan beasiswa anak berprestasi. Sementara Adi warga RT 14 Sepinggan Raya mengucapkan terima kasih kepada Mieke Henny yang telah merealisasi aspirasi warga teerkait semenisasi jalan lingkungan dan pemasangan 201 sambungan baru air bersih PDAM.
Kemudian Ketua RT 24 Damai Bahagia Yati yang mengusulkan adanya Posyandu langsung disikapi Ketua DPC Demokrat Denny Mappa untuk segera membangunnya serta Ketua RT 22 Sepinggan Raya Tajuddin yang mengusulkan tambahan sambungan baru PDAM dan perbaikan jalan lingkungan. Selain itu, ada juga warga yang menanyakan syarat-syarat teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Balikpapan, Mieke Henny dalam sambutanya mengatakan, tujuan reses untuk menyerap aspirasi warga atau konstituen anggota dewan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. “Reses anggota dewan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR dan DPRD. Di dalam Undang-Undang tersebut disebutkan anggota dewan melakukan reses bertemu dengan konstituen untuk menyerap aspirasi atau usulan pembangunan baik berupa fasilitas sosial (fasos) maupun fasilitas umum (fasum),” ujar Mieke Henny.
Biasanya, kata Mieke, usulan warga terkait pembangunan fisik dan non fisik seperti perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, fasilitas air bersih, kesehatan, pendidikan hingga pelayanan masyarakat berupa administrasi kependudukan (KTP, akta dan lain-lain).
“Namun usulan-usulan tersebut tidak semua diakomodir karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah. Tapi insyaallah saya selaku anggota dewan akan memperjuangkan baik menggunakan dana APBD Kota dan APBD Provinsi,” ujar wanita murah senyum ini.
Mieke Henny mengaku, ada usulan warga terkait perbaikan jalan lingkungan di kompleks perumahan, namun belum bisa terealisasi karena pihak pengembang belum menyerahkan asetnya kepada Pemkot Balikpapan. “Kalau nggak salah pengembangnya sudah lari. Tapi insyaallah saya tetap perjuangkan asalkan sesuai dengan aturan yang ada,” aku Mieke.
Hal senada diungkapkan oleh Camat Balikpapan Selatan Heru Ressandy, ia menjelaskan anggota DPRD Balikpapan Mieke Henny merupakan mitra kerja pemerintah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan daerah khususnya di wilayah Balikpapan Selatan. “Ibu Mieke ini merupakan mitra kerja kami pemerintah daerah di Balikpapan Selatan untuk bersinergi dalam kegiatan pembangunan ataupun dalam pelayanan masyarakat,” kata Heru.
Ia menjelaskan, khusus wilayah Balikpapan Selatan banyak usulan-usulan kegiatan pembangunan. Namun tidak semua bisa diakomodir karena harus disesuaikan dengan keuangan daerah. Apalagi, selama 2 tahun terakhir pemerintah terfokus pada penanganan pandemi Covid-19 yang membutuhkan anggaran cukup banyak. “Sekarang ini APBD Kota Balikpapan turun jauh dibanding tahun sebelumnya hanya Rp2,1 triliun untuk perbaikan ekonomi pasca pandemi. Tapi insyaallah usulan-usulan warga kalau tidak bisa diakomodir di APBD Kota bisa diakomodir di APBD Provinsi lewat perjuangan Ibu Mieke,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Camat Heru Ressandy juga mengingatkan warga agar tetap mematuhi prokes sebab sudah ada varian Covid-19 yang baru yaitu BA.4 dan BA.5. “Kami juga minta warga agar menjaga kebersihan lingkungan sebab penyakit DBD cukup tinggi di wilayah Balikpapan Selatan. Sedangkan untuk PPDB petunjuk teknis (juknis) sudah ada dan bisa diminta kepada Disdikbud atau ditanyakan di sekolah masing-masing,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Balikpapan Denny Mappa mengawali sambutan dengan pantun, ia mengatakan, dirinya sengaja menghadiri reses untuk melihat langsung usulan atau aspirasi warga kepada anggota DPRD Balikpapan dari Fraksi Demokrat. “Saya ingin melihat langsung teman-teman dari Fraksi Demokrat dalam menyerap aspirasi masyarakat Balikpapan,” kata Denny Mappa.
Pada kesempatan tersebut, dirinya menjelaskan mengapa dirinya ingin menjadi Ketua DPC Demokrat Balikpapan. “Pekerjaan saya banyak di Jakarta. Tapi saya memilih kembali ke Balikpapan untuk mengabdi di kota tercinta Balikpapan, sebab saya SD, SMP dan SMA di Balikpapan. Kedepan saya ingin berjuang untuk masyarakat Balikpapan. Salah satu yang sedang saya perjuangkan yakni ijazah sekolah bisa jadi jaminan para pelaku UMKM di bank, sebab untuk pinjam uang di bank sangat sulit. Untuk itu, saya ingatkan teman-teman anggota dewan dari Fraksi Demokrat agar mengakomodir setiap aspirasi dari warga Balikpapan,” pinta Denny.(sb-01)












