Kota Samarinda

Diklat PKA, Wali Kota Minta Pejabat Mampu Rumuskan Isu Strategis di Lingkungan OPD

160
×

Diklat PKA, Wali Kota Minta Pejabat Mampu Rumuskan Isu Strategis di Lingkungan OPD

Share this article
Wali Kota Andi Harun saat membawakan materi dalam Diklat PKA Angkatan VI di lingkungan Pemkot Samarinda

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun menjadi pembicara dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VI di lingkungan Pemkot Samarinda, pada Senin (10/10/2022) pagi.

Dalam materinya, Andi Harun menitik beratkan pada masalah isu strategis dan kepemimpinan kinerja dalam organisasi. Pelatihan kali ini, diikuti  35 pejabat Eselon III dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Samarinda. Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim, Jalan H.A.M. Rifaddin, Kecamatan Loa Janan llir.

Saat membawakan materi, Wali Kota Andi Harun bertanya kepada para peserta Diklat terkait perbedaan isu, rumor dan gosip. Termasuk membeberkan terkait isu strategis dalam pemerintahannya saat ini. Mulai dari pengendalian masalah banjir, tuntutan pelayanan publik, mengatasi masalah kemiskinan, hingga mewujudkan infrastruktur yang modern dan mewujudkan Samarinda Smart City. “Isu strategis dalam materi kali ini sebenarnya bagian dari visi dan misi Wali Kota. Saya berharap kepada peserta Diklat setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan ini langsung membuat aksi proyek perubahan yang sesuai dengan isu-isu di OPD-nya masing-masing,” pinta Wali Kota.

Ia mencontohkan isu strategis di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda dalam mewujudkan infrastruktur yang mantap dan modern. “Jika melihat ada jalan yang berlubang tentunya harus ada langkah yang bisa mengeksekusi agar perbaikan jalan tadi segera teratasi tanpa menunggu APBD perubahan atau di tahun berikutnya. Aksinya dengan membentuk terlebih dahulu UPT Perbaikan Jalan dengan berbagai kajian,” kata Andi Harun. Ia juga mengingatkan kepada peserta Diklat jika pemimpin tidak boleh mengorbankan institusi demi mengejar popularitas.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *