Kota Samarinda

Tekan Angka Stunting, Pemkot Samarinda Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting

137
×

Tekan Angka Stunting, Pemkot Samarinda Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting

Share this article
Kepala DPPKB Samarinda, Gusti Ayu Sulistiani, Sekda Hero Mardanus dan Ketua TP PKK Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun berfoto bersama di sela-sela kegiatan desiminasi audit kasus stunting tingkat Kota Samarinda

SAMARINDA,suarabalikpapan.com-Pemerintah Kota Samarinda terus berupaya menekan penurunan angka stunting di Kota Tepian. Salah satunya dengan melakukan pertemuan dengan berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkot Samarinda hingga Lurah untuk melakukan desiminasi audit kasus stunting tingkat Kota Samarinda. Pertemuan berlangsung secara offline dan online ini merupakan garapan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Samarinda di Ballroom Hotel Selyca, Jalan Bhayangkara, Selasa (22/11/2022) pagi.

Kepala DPPKB Samarinda, Gusti Ayu Sulistiani mengatakan, audit kasus stunting ini merupakan sebuah langkah untuk mengindentifikasi risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya.

Dimana tujuan dilaksanakan pertemuan desiminasi audit ini, Ayu menjelaskan untuk mengidentifikasi risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran, mengetahui penyebab risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana yang serupa, menganalisis faktor risiko terjadinya stuntingpada baduta/balita stunting sebagai upaya pencegahan, penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa, dan terakhir memberikan rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus serta upaya pencegahan yang harus dilakukan.

“Sehingga melalui audit ini sebenarnya kami terus mengawal penurunan stunting di Samarinda dengan berupaya memenuhi beberapa indikator. Karena Pemerintah Pusat sendiri memasang target angka stunting di Indonesia harus turun hingga 14 persen di tahun 2024 nanti,” jelasnya.

Kegiatan desiminasi ini dihadiri 4 pakar yang didaulat sebagai narasumber dengan keahliannya diberbagai bidang, mulai dari dokter spesialis anak hingga psikologi. Hadir pula pada kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Hero Mardanus Setyawan ketika membuka kegiatan tersebut dalam arahannya mengatakan, instansi terkait sangat dibutuhkan untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan dan penurunan stunting.

Untuk itu, ia mengapresiasikan langkah DPPKB Samarinda yang telah menggelar pertemuan desiminasi ini. Karena audit kasus stunting bertujuan untuk mencari penyebab sekaligus pencegahan terjadinya kasus stunting.

“Caranya dengan melakukan empat kegiatan, mulai dari pembentukan tim audit, pelaksanaan audit kasus stunting dan manajemen pendampingan keluarga, diseminasi hingga ke tahap tindak lanjut,” ungkapnya. Ia menambahkan, untuk menekan angka stuntinf, faktor keluarga sangat penting sebagai komunitas mikro dalam masyarakat. Sebab keluarga sejahtera dan berkualitas merupakan fondasi dasar bagi keutuhan, kekuatan dan keberlanjutan pembangunan. (sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *