BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Hingga saat ini kapasitas produksi Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Kampung Damai tidak stabil akibat terganggunya distribusi air bersih dari Waduk Manggar yakni kebocoran jaringan pipa transmisi diameter 400 mm stell yang sudah banyak berkarat atau korosi dengan usia pipa kurang lebih 26 tahun yang dipasang 1998 lalu dengan panjang 6.000 meter dari IPAM Km 8 sampai IPAM Kampung Damai di jalur Jalan MT Haryono. Selain itu, hasil survei dan pantauan tim teknis terdapat 4 titik kebocoran jaringan pipa transmisi air baku diameter 400 mm stell dilokasi urukan tanah di kawasan siringan Perumahan Grand City. Kebocoran sudah teridentifikasi sejak awal Ramadan. “Berdasarkan laporan real time scada sistem pada 12 April 2023 jam 06.11 debit normal yang diterima oleh Instalasi Kampung Damai adalah 1.534 m3/jam turun menjadi 1.437 m3/jam = berkurang 97 m3/jam, kemudian situasi terjadi lebih mengkhawatirkan pada Per tanggal 25 April 2023 jam 20.10 kapasitas produksi turun lagi menjadi 1.373 m3/jam atau berkurang 161 m3/jam atau 44.72 ltr/dtk,” jelas Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Agus Budi Prasetyo dalam jumpa pers Selasa (2/5/2023).
Distribusi Air Bersih PTMB Terganggu, Akibat Kebocoran Pipa Transmisi di Kawasan Perumahan Grand City
Tingkat komplain pelanggan terhadap aliran IPA Kampung Damai sudah banyak yang masuk sejak awal Ramadan, keputusan PTMB untuk melakukan perbaikan jalur pipa air baku dengan melakukan relokasi sementara jalur pipa transmisi terhadap pipa air baku tersebut baru dapat dilaksanakan akhir April 2023 ini.
Hal ini dilakukan untuk tidak terjadinya setop produksi secara keseluruhan dari IPAM Kampung Damai, apalagi masih di suasana Ramadan dan Idulfitri. Ia mengatakan, upaya menanggulangi sementara terhadap lokasi lokasi yang distribusinya tidak maksimal, tim teknis dari divisi distribusi khususnya terus berupaya melakukan rekayasa pengaliran ke pelanggan secara bergilir ke daerah – daerah tinggi seperti Gunung Rambutan, Karang Jati Atas, Karang Jawa Atas, Karang Rejo Atas serta daerah Kampung Baru yang pelayanannya berasal dari IPAM Kampung Damai dengan mengatur pola pompa booster yang ada. “Tetapi jika masih belum mendapat aliran dari pola bergilir yang dilakukan, pelanggan juga dapat memesan kebutuhan air bersih melalui tangki PTMB atau pembelian secara mandiri melalui pembelian air tandon swasta,”katanya.
Selama proses relokasi pemasangan pipa air baku baru dan penyambungan ke pipa eksisting, jangka waktu pelaksanaan pekerjaan diperkirakan 1 bulan sampai inter koneksi ke jaringan pipa eksisting, PTMB bersama pihak Grand City sudah sepakat dalam mendukung untuk penanganan perbaikan atau pemindahan pipa yang diperkirakan kedalaman pipa yang bocor 10 meter, dimana relokasi pipa tersebut dengam diameter 400 mm stell diganti menjadi pipa diameter 400 mm HDPE, dengan panjang pipa yang dipasang sepanjang 300 meter.
“Sebagai antisipasi kami mengingatkan kepada seluruh pelanggan agar selalu bijak menampung kebutuhan air bersih selama aliran masih dapat mengalir dan diharapkan pelanggan untuk selalu bijak dalam menggunakan kebutuhan air sehari-hari,” pungkasnya.(sb-02)












