Provinsi Kaltim

Pelatihan dan Sertifikasi GCIO, Jadikan Kepala Perangkat Daerah Memiliki Kapasitas dan Kompetensi

247
×

Pelatihan dan Sertifikasi GCIO, Jadikan Kepala Perangkat Daerah Memiliki Kapasitas dan Kompetensi

Share this article
Sekda Kaltim Sri Wahyuni berfoto bersama di sela-sela pembukaan Pelatihan dan Sertifikasi GCIO yang digelar Diskominfo Kaltim bekerjasama dengan Inxindo Bandung, di Hotel Mercure Jakarta Selatan 23-25 Mei 2023

JAKARTA,suarabalikpapan.com–Sekda Kaltim Sri Wahyuni membuka Pelatihan dan Sertifikasi Government Chief Information Officer (GCIO) yang digelar Diskominfo Kaltim bekerjasama dengan Inxindo Bandung di Hotel Mercure Jakarta Selatan, 23-25 Mei 2023.

Sekda berharap pelatihan ini membuat kepala perangkat daerah akan memiliki kapasitas dan kompetensi. Ia berpesan agar literasi digital tidak hanya mengharuskan pihaknya mahir menggunakan tetapi harus ada etikanya, semua perangkat daerah punya sosial media seperti facebook, youtube, instagram, hingga twitter tetapi jangan sampai abai dalam bersosial media.
“Perangkat daerah pasti punya tim kerja yang diketuai oleh Kepala Dinas masing-masing, fungsi cek dan ricek saat melakukan penyebaran informasi juga penting, sehingga informasi yang disampaikan valid,” pinta Sri Wahyuni.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kaltim H Muhammad Syafranuddin mengungkapkan, selama pelatihan pihaknya mendapat ilmu kepemimpinan lembaga di daerah. “Dari akhir pelaksanaan GCIO dilaksanakan test kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi Alhamdulillah saya memperoleh nilai terakhir 90 persen dan dinyatakan kompeten,” kata Ivan panggilan akrab Muhammad Syafranuddin di sela-sela pelatihan.
Ivan mengungkapkan alat uji yang dilakukan penilaian adalah 40 persen uji tertulis, 40 persen praktek dan 20 persen wawancara ini. Item penilaian bidang mengarah perkembangan strategi manajemen pengetahuan untuk  bisnis, mengelola proyek arsitektur informasi, pengembangan kerangka kerja intelejen bisnis, menyusun roadmap arsitektur bisnis, memfinalisasi arsitektur bisnis, mengelola proyek secara terintegrasi, projects procurement management.
“Alhamdulillah semua bisa saya lalui dengan baik dan hasilnya dinyatakan kompeten,”akunya.
Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, ada 2 hal yang menjadi alasan digelarnya pelatihan digital Leadership 2023. Pertama untuk mendukung percepatan transformasi digital di Provinsi Kaltim. Kedua memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan mengenai digital leadership.
“Ini penting karena bagi kami, penguatan SDM tidak hanya di level bawah, tapi juga level pimpinan. Kami juga harus punya strategi dan konsep mengenai digital leadership. Dan terakhir menumbuhkan mindset digital leadership pimpinan,” ucapnya.
Tak hanya menggelar pelatihan dan ujian, Diskominfo Kaltim juga mengajak para Kepala Diskominfo se-Kaltim melakukan kunjungan ke Jakarta Smart City (JSC) dan Icon+. JSC terus menghadirkan inovasi dan program pengembangan ekosistem kota cerdas, salah satunya melalui transformasi digital dengan memanfaatkan data. Alasan lainnya kunjungan ke JSC adalah Pemprov DKI Jakarta telah menyelesaikan pemetaan awal domain Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) saat ini sesuai standart yang ditetapkan pemerintah pusat. Mengenai Icon+, Faisal mengatakan, ini adalah bagian dari rangkai GCIO dimana para peserta bisa melihat Back Office PLN Icon Plus, agar tahu hulu dan hilir dimana proses pelayanan jaringan.
“Terima kasih kepada PLN Icon Plus menerima rombongan peserta GCIO Kaltim, semoga bisa memberikan insight baru kepada kami dan semoga bermanfaat ke depannya,” ujarnya.
Sebagai narasumber pada pelatihan ini yakni Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Kementerian Kominfo Bambang Dwi Anggoro (Ibenk) beliau membahas tentang pentingnya training GCIO bagi Kepala perangkat daerah yang menjembatani informasi layanan berbasis digital dengan pimpinan daerah sebagai pemegang kebijakan tertinggi di pemerintahan daerah.(sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *