Provinsi Kaltim

Reward Bagi Daerah Pengembang Komoditas Penyumbang Inflasi

71
×

Reward Bagi Daerah Pengembang Komoditas Penyumbang Inflasi

Share this article
Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni

SAMARINDA,suarabalikpapan.com- Provinsi Kalimantan Timur masih mampu mengendalikan inflasi hingga per Januari 2023, yakni mencapai 0,43 persen. Pengendalian ini juga disebabkan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang terus membaik, terutama pengembangan pelaku UMKM dan petani yang sukses memproduksi pertaniannya. Untuk itu, Pemprov Kaltim tahun ini akan memberikan reward berupa penghargaan bagi kabupaten dan kota yang mampu mengembangkan komoditi penyumbang inflasi, yang rencana akan diberikan pada Juni nanti.

“Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura dapat memikirkan dan menilai mana daerah yang telah sukses mengembangkan komoditi penyumbang inflasi. Kita akan berikan reward pada Hari Krida Pertanian tahun ini,” ucap Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni baru-baru ini usai membukan Gerakan Pangan Murah di Halaman Kantor Gubernur Kaltim.
Menurut Sekda, saat ini sudah ada sejumlah daerah yang telah mengembangkan komoditi tersebut. Contohnya Kabupaten Paser yang telah mengembangkan Bawang Merah. Selanjutnya, daerah lagi yang siap mengembangkan komoditi lainnya seperti cabai maupun komoditi lainnya. Dengan motivasi pemberian reward ini, lanjutnya, setidaknya memberikan insentif bagi masyarakat maupun pemerintah kabupaten/kota untuk mengendalikan inflasi di masing-masing daerah.
“Sementara, bagaimana mendistribusikan hasil produksinya, maka semua pihak dapat bekerjasama. Apalagi, kondisi ini tentu harus didukung akses transportasi termasuk ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM. Makanya, PT Pertamina juga kita minta bisa terlibat dalam pengendalian inflasi di daerah,” tegasnya.(sb-02/adv/kominfo-kaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *