SAMARINDA,suarabalikpapan.com- Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) harus memastikan ketersediaan pangan di Bumi Mulawarman aman terkendali sampai tahun 2024. Hal itu ditegaskan Legislator Karang Paci dari Dapil Kota Samarinda Nidya Listiyono, setelah memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal rencana program kerja Disperindagkop UKM Kaltim tahun 2024, di Gedung E, Kompleks DPRD Kaltim, jalan Teuku Umar, Samarinda.
Disperindagkop UKM Diminta Pastikan Stok Pangan Aman hingga 2024
“Kita memastikan ketersediaan pangan di Kaltim aman sampai tahun 2024. Tadi kata mereka, hingga akhir 2023 ini, ketersediaan pangan dipastikan aman,” ungkapnya, Jumat (3/11/2023).
Menurutnya, Disperindagkop UKM Kaltim tak perlu khawatir mengenai anggaran. Pasalnya, pihaknya pasti akan melakukan supporting untuk kelancaran semua program-program kerja dari Disperindagkop UKM Kaltim pada tahun 2024 mendatang.
“Jangan khawatir, DPRD siap mensupport dan mendukung masalah anggaran. Hanya saja, kita minta Disperindagkop Kaltim bisa lebih pro aktif,” tegas pria kelahiran Madiun tahun 1980 itu.
Selain itu, ia juga meminta agar pelaku bisnis serta usaha di Bumi Kalimantan untuk tidak melakukan penimbunan makanan dan bahan pokok penting (bapokting). Sehingga, tidak terjadi kelangkaan yang menimbulkan gejolak dimasyarakat.
“Jangan sampai ada penimbunan lagi, jangan sampai ada kelangkaan lagi. Misalnya, seperti yang terjadi kemarin itu kan ada kelangkaan minyak, beras dan lainnya,” tegasnya.(adv/sb-01)












