Uncategorized

RBXperience 2023, Kaltim Sajikan Informasi Pengendalian Inflasi

69
×

RBXperience 2023, Kaltim Sajikan Informasi Pengendalian Inflasi

Share this article
Sekda Kaltim Sri Wahyuni saat mengunjungi stand Kaltim pada ajang RBXperience 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center 1 Kawasan Terpadu ITDC NW/1, Nusa Dua Bali, Selasa (5/12/2023)

NUSA DUA,suarabalikpapan.com-RBXperience 2023, yang diselenggarakan Kedeputian Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB, menggelar beberapa rangkaian kegiatan, seperti talkshow dan coaching clinic dengan enam kelas. Juga diselenggarakan Peer Teaching pada 23 booth, yang diisi oleh 18 kementerian/lembaga, pengampu meso, serta instansi pemerintah baik level pusat maupun daerah, yang dianggap dapat dijadikan percontohan atas pelaksanaan RB general dan tematik. Provinsi Kaltim melalui Biro Perekonomian Setda Provinsi Kaltim ikut mengisi booth yang berada di lantai dasar Bali Nusa Dua Convention Center 1 Kawasan Terpadu ITDC NW/1, Nusa Dua Bali, Selasa (5/12/2023).

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menjelaskan diajang RBXperience 2023, Provinsi Kaltim ikut berpartisipasi mengisi booth dengan materi informasi tentang pengendalian inflasi yang dilakukan dalam bentuk video di layar TV.
“Kita juga tampilkan produk-produk olahan UMKM. Karena UMKM memiliki peran penting menopang ekonomi bangsa, khususnya pada perekonomian daerah,” kata Sri Wahyuni usai meninjau booth Provinsi Kaltim.
Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Iwan Darmawan menjelaskan booth Provinsi Kaltim diisi film terkait penanganan inflasi, juga video paparan Sekda Sri Wahyuni, serta hasil produk  UMKM di Kaltim. Pemprov Kaltim lajutnya, tetap konsisten dengan apa yang direncanakan dan keberhasilan yang telah dicapai tahun ini untuk bisa ditingkatkan pada tahun 2024. Karena tahun 2024 menurut dia, lebih berat dari tahun 2023 ini, terutama seiring berkembangnya IKN yang berimbas pada pertumbuhan perekonomian. Otomatis ungkapnya, daya beli semakin kuat yang juga berimbas pada kebutuhan masyarakat kian tinggi.
“Kita selama ini masih ketergantungan dengan daerah lain, dan kita harus memastikan jumlah pasokan yang diinginkan konsumen itu tetap tersedia,” tandas Iwan.(adv/sb-1/diskominfokaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *