Kota Balikpapan

Pemkot Balikpapan Bakal Tata Pasar Pandansari, Mulai Trotoar, Jalan hingga Drainase

783
×

Pemkot Balikpapan Bakal Tata Pasar Pandansari, Mulai Trotoar, Jalan hingga Drainase

Share this article
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Haemusri Umar

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan siap melakukan peremajaan di Pasar Tradisional Pandansari, Balikpapan Barat. Setelah proses penertiban selesai, tahap selanjutnya adalah pemeliharaan yang mencakup penataan trotoar, jalan, dan drainase di area tersebut.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar, mengungkapkan pentingnya komunikasi dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tersebar di sekitar pasar. Dari 630 pedagang yang beroperasi di luar pasar, mereka membutuhkan penanganan yang tepat, mengingat mereka juga warga Balikpapan yang harus difasilitasi.
“Untuk memfasilitasi mereka, kami menginstruksikan kecamatan untuk melakukan komunikasi dengan para pedagang. Kami perlu memahami apa yang diinginkan oleh para pedagang,” kata Haemusri kepada media pada Rabu (31/7/2024).
Hasil dari komunikasi ini akan dibahas lebih lanjut pada rapat yang dijadwalkan pada Senin (5/8/2024) mendatang. Namun, mengenai penyediaan tempat bagi 630 pedagang tersebut, Haemusri menyatakan bahwa Disdag tidak memiliki wewenang, karena mereka hanya mengatur PKL binaan yang memiliki Surat Izin Penempatan Tempat Berjualan (SIPTB).
“Kami hanya mengatur pedagang yang ada di dalam pasar, sedangkan yang di luar merupakan kewenangan kecamatan,” jelasnya.
Pasar Pandansari sendiri memiliki kapasitas sekitar 500 hingga 550 pedagang yang tersebar dari lantai satu hingga tiga. Namun, sebagian besar pedagang memilih berjualan di lantai satu, sehingga lantai dua dan tiga menjadi kosong.
“Meski diminta pindah ke lantai dua atau tiga, pedagang tidak akan mau,” tegas Haemusri.
Oleh karena itu, Disdag tengah mencari solusi jangka panjang yang dapat menjaga segmentasi usaha para pedagang agar tetap tertata dengan baik tanpa mengganggu aktivitas mereka.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Pasar Pandansari bisa menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata dan nyaman bagi para pedagang dan pengunjung.
Disdag berharap komunikasi yang efektif dan solusi yang tepat bisa membantu menyeimbangkan kebutuhan semua pihak.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *